Menteri PMK Dorong Pendidikan Islam Lebih Moderat dan Toleran

0
65

PEMERINTAH berharap lembaga pendidikan Islam terus menyebarkan pemikiran yang rahmatan lil alamin, santun, moderat dan menghargai toleransi.

Demikian disampaikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani saat menyampaikan sambutan dalam acara silaturahmi dengan PP Dewan Masjid Indonesia dan PB Mathla’ul Anwar di Pandeglang, Banten, Minggu (29/04/2018).

“Saya sangat apresiasi kiprah PB Mathla’ul Anwar yang berkontribusi memajukan pendidikan Islam dan senantiasa menyampaikan dakwah dengan moderat, santun serta mengedepankan toleransi,” ungkap Menko PMK, Puan Maharani melalui siaran pers bernomor :  94/Humas PMK/IV/2018 yang diterima Tuntas Media.

Ditambahkannya, ajaran-ajaran yang selama ini dikembangkan oleh para sesepuh dan pendiri Mathla’ul Anwar hendaknya terus dijaga dan berharap metode itu diteruskan oleh generasi penerus.

Kata dia, pemerintah sangat berterimakasih karena peran Mathla’ul Anwar dalam mendidik calon pemimpin bangsa. Sebagai mana diketahui bahwa Mathla’ul Anwar didirikan pada tahun 1916. Menko Puan mengaku ia sangat senang akan sambutan tulus para tokoh Mathla’ul Anwar dan pelajar.

Pada kesempatan ini, Menko Puan menceritakan pengalamannya saat menemui Grand Sheikh Al Azhar Ahmad Mohammad Tayeb yang antara lain membahas potensi kerja sama riil untuk membangun Islam moderat dan meminimalisasi Islam radikal melalui pengembangan kurikulum di Al-Azhar serta pendidikan bagi calon dai.

“Kita perlu mengembangkan kurikulum Islam yang moderat di Indonesia, yang dimulai sejak SD hingga perguruan tinggi. Saya harap Mathla’ul Anwar juga berperan dalam membangun Islam yang moderat dan toleransi,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menjelaskan, dirinya baru saja pulang dari tanah suci untuk mengecek langsung persiapan ibadah haji tahun 2018.

Dirinya meminta pengurus Mathla’ul Anwar memberikan masukan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Pemerintah, sebutnya, siap menerima masukan dan kritik dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Pada kunjungan kerja ke Mathla’ul Anwar, Menko PMK sekaligus menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Mathla’ul Anwar dengan Dewan Masjid Indonesia. Menko berharap kerjasama Mathla’ul Anwar dengan Dewan Masjid dapat mempercepat upaya bersama membangun kemajuan masyarakat di Indonesia.

Sebelumnya Menko Puan sempat membagikan sejumlah bantuan sosial pemerintah kepada masyarakat Pandeglang, di antaranya, KIP ATM kepada 250 anak dan KIP kepada 50 anak, tas sekolah dengan perlengkapannya sebanyak 95 paket, PKH kepada 100 orang, Alquran sebanyak 60 buku, Alquran Braille sejumlah 10 buku, serta 100 paket peralatan ibadah untuk anak-anak.

Redaktur  : A Supriadi
Sumber    : Siaran Pers Kementerian PMK

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here