Tiap Tahun Jumlah Guru di Pandeglang Berkurang 200 Orang

0
83

JUMLAH guru di Kabupaten Pandeglang, Banten, tiap tahunnya berkurang skeitar 200 hingga 300 orang. Berkurangnya para tenaga pendidik itu karena para abdi negara tersebut memasuki batas usia pensiun (BUP). Sementara di sisi lain hal tersebut tidak diimbangi dengan jumlah penerimaan CPNS guru.

“Tiap tahun kurang lebih antara 200 sampai 300 guru pensiun, tetapi untuk penerimaan CPNS nyaris belum (seimbang, red). Adapun sekarang akhir tahun 2018 itupun dari kouta sekitar 400 orang untuk pendidikan, kesehatan, dan umum. Jadi jumlah CPNS untuk guru masih sangat kecil jika dibandingkan dengan yang pensiun,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pandeglang, M Olis Solihin, Rabu (31/10/2018).

Dia menjelaskan, akibat kekurangan guru PNS, proses kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di SD dan SMP banyak yang diisi oleh tenaga kerja sukarela (TKS) dan tenaga kerja kontrak (TKK). “Jadi sekarang ini tenaga-tenaga pendidik itu dilaksanakan oleh TKS dan TKK,” tambahnya.

Disinggung apakah kekurangan guru PNS berpengaruh terhadap kualitas pendidikan, Olis mengaku, cukup berpengaruh. Menurut dia, dari segi kualitas tidak begitu sama antara TKS, TKK dengan guru PNS.

“Bukan kita mengartikan mengecilkan seorang TKS atau TKK, tetapi kalau kita melihat guru PNS itu kan berasal dari SPG dan belajar pedagogig. TKS dan TKK sekarang ini kan hanya mengisi kekosongan dari pada murid tidak ada yang mengajar, mau tidak mau, suka tidak suka tenaga TKS-lah yang mengajar siswa tingkat SD maupun SMP,” kata dia.

Pihaknya mengaku, sudah mengusulkan penambahan guru PNS untuk mengisi kekosongan tersebut. Namun ternyata realisasi penerimaan CPNS untuk guru dari pemerintah pusat tidak begitu signifikan.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Dendi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here