Naikkan Tarif Sepihak, Polres Pandeglang Berikan Efek Jera Terhadap Awak Bus

0
1545

JAJARAN Polres Pandeglang melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap mobil angkutan orang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang menaikan tarif sepihak.

Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Tesyar Rhofaldi Priyatno mengaku mendapat laporan dari warga adanya bus murni jaya yang menaikan tarif tidak sesuai dengan yang ditentukan oleh pemerintah. Sehingga, pihaknya langsung melakukan pengejaran.

“Ya itu tadi ada yang melakukan pemungutan tarif yang tidak sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah,” katanya, Minggu (02/06/2019).

Menurut Tesyar saat ini mobil murni jaya jurusan Labuan-Kalideres itu sudah ada di Mako Polres Pandeglang.

“Sekarang ada di Polres, kita tahan dulu, agar ada efek jera aja,” ungkapnya.

Ia menghimbau agar para pengusaha bus tidak melakukan pungutan terhadap para penumpang bus dengan melebihkan tarif secara sepihak.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Deddy Hermawan mengatakan, sedang melakukan pemeriksaan terhadap Sopir dan Kondektur Bus yang diduga telah memungut tarif tidak wajar terhadap penumpang.

“Ya sedang kita periksa (Supir dan Kondekturnya), jadi dia dari tarif Rp30 ribu jadi Rp70 ribu,” tambah Kasat Reskrim.

Untuk diketahui sesuai Peraturan Mentri Perhubungan nomor 36 Tahun 2016 tentang tarif dasar, tarif batas atas dan bawah angkutan penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tarif bus dari Labuan-Kalideres hanya Rp30 ribu, Pandeglang-Kalideres Rp25 Ribu dan Serang – Kalideres Rp20 ribu.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Agus

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here