Hendak Ngebom, Polairud Pandeglang Amankan Nelayan

0
54

POLAIRUD Polres Pandeglang mengamankan Enoh (33), nelayan yang akan melakukan pengeboman di perairan Sumur, Kamis 2 Mei 2019 lalu.

Enoh ditangkap saat hendak berangkat melaut menggunakan kapal motor bersama rekannya, Endin. Namun saat dilakukan penangkapan, rekannya berhasil melarikan diri dengan membawa bahan yang diduga bahan peledak.

Setelah dilakukan penggeledahan di rumah Enoh, polisi berhasil menemukan bahan peledak dan diamankan di
Kantor Satpolair Polres Pandeglang.

“Kami sudah melakukan upaya kepolisian, sudah menindak upaya pengeboman bulan Mei 2019 dengan barang bukti memikat alat tangkap nelayan kapal untuk mengebom dengan status sekarang tersangka sudah P21,” kata Kasat Satpolair Polres Pandeglang, David Adhi Kusuma saat ditemui di Kantor Satpolair, Selasa (16/07/2019).

Dari hasil pemeriksaan, tersangka membeli bahan peledak dari luar Provinsi Banten. Kemudian tersangka merakit peledak di rumahnya.

“Modusnya, sebenarnya mereka ini nelayan. Karena hasil yang menggiurkan bagi mereka setelah dibom itu menurut mereka ikan itu akan banyak, ” ungkapnya.

Di Kabupaten Pandeglang titik kerawanan ada empat titik, namun di empat titik tersebut terbagi dari perairan Sumur dan perairan Ujung Kulon. Setiap bulannya Polairud Polres Pandeglang terus melakukan sosialisasi dengan para nelayan di setiap pelelangan ikan dengan membagikan alat pengamanan dan menjelaskan terkait pidana bom ikan dan lainnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Darurat Nomor : 1 Tahun 1951 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here