Meriahkan HUT RI, Warga Leuweung Kolot Kompak Hias Kampung

0
67

SETIAP menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Kampung Leuweung Kolot Desa Tegal Wangi Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang tak pernah absen untuk turut memeriahkannya. Tak terkecuali peringatan HUT ke-74 tahun ini. Tak hanya banyaknya perlombaan yang digelar, namun juga seluruh warga bahu membahu menghias setiap sudut kampung dengan berbagai bendera dan asesoris merah putih.

Seperti yang tampak di sepanjang Jalan Nasional Pandeglang – Labuan. Jika melintas di jalan tersebut, kita akan melihat bendera berjejer di sepanjang 1 kilometer. Selain itu, pagar-pagar rumah warga yang terbuat dari bilah-bilah bambu pun tak luput dari sentuhan warga.

Tokoh Pemuda Kampung Leuweung Kolot, Adi Wijaya mengatakan, semaraknya peringatan HUT RI di lingkungannya sudah berjalan sejak lama dan turun menurun. Setiap tahunnya warga sangat antusias menyambut dan bergotong royong menghias lingkungannya masing-masing.

“Kekompakan itu sudah berlangsung dari orang tua dulu. Jadi tak heran jika di kampung kami (leuweung Kolot, red), terlihat lebih meriah dibandingkan dengan kampung-kampung yang lainnya,” kata Adi, Jumat (16/08/2019).

Ia berharap, kekompakan warga di lingkungannya itu akan tetap terjaga hingga kapan pun. Sejatinya jika membaca sejarah kembali, kemerdekaan RI tak mungkin dicapai jika rakyat tidak kompak untuk mengusir penjajah meskipun hanya bersenjatakan bambu runcing.

“Nilai-nilai kebersamaan itu yang wajib diwariskan kepada generasi selanjutnya. Kekompakan menyambut HUT RI ini hanya salah satunya saja,” tandasnya.

Hal itu dibenarkan Tokoh Masyarakat Leuweung Kolot, Achmad Qusaeri. Menurutnya, kegiatan menghias kampung ini sudah dilakukan sejak hampir puluhan tahun bahkan menjadi rutinitas tahunan.

Tahun 2019 ini, kata Ahmad, Kampung Leuweung Kolot ditunjuk Kecamatan Menes untuk mewakili kecamatan dalam Lomba Hias Kampung/Gapura tingkat Kabupaten Pandeglang

“Dalam kegiatan menghias kampung ini dilakukan bergotong royong melibatkan tokoh masyaratakat, RW, pemuda, hingga ibu-ibu,” pungkasnya.

Redaktur: D. Sudrajat
Reporter: Fauzi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here