Keluarga JB Siap Tantang Irna di Pilkada Pandeglang

0
913

KELUARGA besar Mulyadi Jayabaya (JB), mantan Bupati Lebak akan bertarung
dalam Pilkada Pandeglang 2020.
Hal tersebut diketahui setelah juru bicara keluarga JB, Agus R Wisas mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati di Kantor DPC PDI Perjuangan pada Senin (16/09/2019) siang.

Menurutnya, kehadiran keluarga JB di Pilkada 2020 ini merupakan bentuk keprihatinan kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang.

Ia menilai pembangunan insfrastruktur di Kabupaten Pandeglang di bawah kepemimpinan Irna Narulita sangat buruk.

“Kalau saja Irna dicintai rakyatnya, punya prestasi yang baik, kami juga buat apa hambur-hambur uang dan hambur-hambur waktu. Tapi karena ini kebutuhan masyarakat tentu kita penuhi. Sementara pembangunannya buruk akan tetapi bupatinya membeli mobil baru, itu membuat kami terusik,” ujar Agus.

Dikatakannya, ada tiga nama yang akan diusung untuk bertarung di Pilkada Pandeglang, yakni Mochamad Habsi Asyidiki Jayabaya, Nabil Jayabaya, dan Diana Jayabaya. Kata dia, meski pun tidak mudah melawan petahana, tetapi pihaknya optimistis dan siap bertarung melawan keluarga Dimyati.

“Untuk nama yang akan disiapkan ada Hasbi, Diana, dan Nabil. Dan kita optimistis karena masyarakat pandeglang ingin ada pembangunan, sudah merindukan adanya ambulans di setiap desa, sudah ingin ada pelayanan yang baik di pendidikan, dan masyarakat rindu pemimpin yang baik,” terangnya.

Masih Agus, selain PDI-P dirinya akan mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati Pandeglang di partai lain dan akan mengikuti setiap mekanisme partai politik tersebut.

“Jadi prinsipnya setiap partai yang membuka pendaftaran kita akan daftar. Kita tidak akan membatasi hanya satu partai, jika Gerindra, Golkar, dan partai lain membuka pendaftaran kita akan daftar,” pungkasnya.

Di tempat sama, Ketua Tim Penjaringan DPC PDI Perjuangan Pandeglang, Deden Hertandi mengatakan, sejak dibukanya pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati sudah ada empat nama yang mendaftar dan mengambil formulir. Akan tetapi hingga saat ini belum dipastikan kapan calon-calon tersebut menyerahkan formulir dan akan menunggu hingga 18 September 2019.

“Alhamdulillah sampai hari ini, sudah lima hari dari jadwal yang sudah ditentukan dari 11 September ada empat calon. Nanti tinggal tunggu saja hari rabu, kita dalam rangka penyerahan formulir kita mengadakan sesi wawancara untuk menjadi tolak ukur bagi tim penjaringan untuk kita serahkan ke DPD karena DPD meminta sampai tanggal 20,” tuturnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here