BPBD Pandeglang Belum Anggarkan SAB Berbasis Masyarakat

0
15

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang belum bisa memberikan solusi terkait dengan kekeringan yang melanda Kabupaten Pandeglang.

Karena hingga saat ini konsep Sarana Air Bersih (SAB) berbasis masyarakat masih belum bisa dianggarkan, dikarenakan realisasi anggaran untuk penanganan kekeringan tersebut baru akan dianggarkan pada 2020.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang, Surya Darmawan, Senin (04/11/2019).

“Kalau untuk sudah diusulkan ke bupati dan OPD terkait infrastruktur, namun terkendala penganggaran tidak bisa langsung dilaksanakan saat ini, karena harus melalui prosedur APBD 2020,” ujar Surya.

Ia mengatakan, sampai saat ini surat keputusan darurat kekeringan belum ditetapkan oleh Bupati Pandeglang. Namun demikian Surya memastikan dalam waktu dekat sudah memasuki musim penghujan.

“Belum, karena sebentar lagi akan masuk musim penghujan,” katanya.

Lebih lanjut Surya menjelaskan, selama musim kemarau kali ini pihaknya telah meminjam tiga buah mobil tangki untuk menyalurkan air bersih, tapi sudah ditarik kembali oleh BPBD Provinsi Banten untuk digunakan oleh kabupaten kota lain.

“BPBD Pandeglang sudah meminjam truk tangki air dari BPBD Provinsi selama tiga minggu, namun karena kabupaten lain juga membutuhkan maka diminta kembali oleh BPBD provinsi,” ujarnya.

Ia memastikan, BPBD Kabupaten Pandeglang akan menerima satu unit mobil tangki untuk mengangkut air yang dihibahkan langsung dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Atas permintaan BPBD Kabupaten Pandeglang, pada Anggaran Perubahan APBN 2019, BNPB akan memberikan hibah satu unit truk tangki air pada akhir tahun 2019,” pungkasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here