Ribuan Pengendara di Pandeglang Kena Tilang Selama Operasi Zebra 2019

0
48

SAT Lantas Polres Pandeglang menilang 2.072 pengendara roda dua dan roda empat selama Operasi Zebra Kalimaya 2019 yang digelar secara serentak dari 23 Oktober hingga Selasa 5 November 2019.

Pelanggaran didominasi Sepeda motor yaitu sebanyak 1109 kendaraan. Dari data tilang tersebut pelajar 148, karyawan/swasta 1106, pengemudi 54. Sementara itu, pelanggaran tidak menggunakan helm sebanyak 185, tidak melengkapi surat- surat kendaraan 854, dan di bawah umur 70 tahun.

“Alhamdulillah pada hari ini Selasa tanggal 5 November 2019 merupakan hari terakhir Operasi Zebra Kalimaya 2019 di wilayah hukum Pandeglang. Selama 14 hari ini Sat Lantas Polres Pandeglang telah melakukan penegakkan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas sebanyak 2072 lembar tilang,” ujar Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Pandeglang, Ipda Darwin Khairul Syafari, Selasa (05/10/2019).

Darwin menjelaskan, ribuan pelanggaran yang dilakukan bervariasi, mulai dari pengendara tidak menggunakan helm, pengemudi mobil tidak menggunakan sabuk pengaman, pengendara yang terpengaruh alkohol, melawan arus, menggunakan handphone saat berkendara, pengendara di bawah umur, dan kelengkapan surat kendaraan.

“Yang paling banyak (pelanggaran) seperti surat-surat (SIM dan STNK), di bawah umur, dan penggunaan helm SNI. Tentunya hal tersebut (banyaknya tilang) bukan merupakan prestasi namun menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan tertib berlalulintas sebagai budaya,” jelasnya.

Darwin pun mengimbau, masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Pandeglang agar selalu mentaati peraturan lalu lintas.

“Gunakan perlengkapan keselamatan berkendara (helm dan sabuk pengaman) dan mari kita setop pelanggaran, setop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” pungkasnya.

Agus (24) salah seorang pengendara roda dua yang terjaring rajia mengatakan, ia diberhentikan petugas Sat Lantas Polres Pandeglang karena tidak menggunakan helm dan tak memiliki SIM. Namun, ia berkata akan mematuhi peraturan lalulintas demi keselamatan nyawanya dan agar tidak diberhentikan petugas.

“Insyaallah secepatnya saya akan membuat SIM, menggunakan helm dan mematuhi peraturan lalu lintas,” ujar Agus.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here