Opini

Oleh : Eko Supriatno 1. Pertanyaan mendasar: Apa yang salah dalam pembangunan pengentasan desa tertinggal di Kabupaten Pandeglang? Kepemimpinan bupati sekarang baru mampu entaskan sekitar 7-8 desa dari sisa sekitar 75 desa tertinggal? 2. Ini bukti Irna-Tanto gagal membangun Pandeglang. Fakta di lapangan, berbagai persoalan Pandeglang yang belum tuntas, seperti meningkatnya angka kemiskinan, masih banyak ditemukan sekolah yang rusak, jalan rusak...
AJANG Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 5 November 2017 Kabupaten Pandeglang rentan bagi-bagi amplop. Keberadaan program Alokasi Dana Desa (ADD) terbukti menarik minat banyak orang untuk menjadi kepala desa. Seiring suasana politik di tingkat desa pun semakin memanas. Ketua PC IMM Pandeglang, Nurman melihat situasi dan kondisi pilkades saat ini kian membuat calon jor-joran untuk menarik masa. Tidak menutup kemungkinan...
Antara Banten Girang dan Pulosari (Edisi 2) Pentingnya Situs Pertapaan BUKU “Sejarah Banten dari masa nirleka (prasejarah) hingga akhir masa kejayaan Kesultanan Banten (abad ke-17)” karya Yoseph Iskandar dkk itu, apabila kita membacanya, memang tidak seluruhnya hasil kajian sejarah, juga tidak melulu mengacu pada karya Pangeran Wangsakerta, karena ada beberapa bagian memberikan informasi baru yang bersumber dari data arkeologis. Namun jika...
DIANTARA 12 bulan dalam setahun, September merupakan bulan paling ramai dibicarakan, mulai dari perkara romantika, lalu teroris, hingga komunis. Di awal bulan dibuka dengan dendang September Ceria milik Vina Panduwinata. Pertengahan bulan, kita dihadapkan pada peringatan tragedi penyerangan teroris atas menara WTC New York yang terjadi pada 9 September 1999. Menjelang penghujung bulan kita berhadapan dengan peringatan 30 September,...
Politik Lokal vs Ekonomi Global DARI beberapa episode sejarah Banten, sesungguhnya fase kemerdekaan Banten hanya berlangsung selama 150-an tahun (1527-1682). Pada periode itu, Banten diperintah oleh lima penguasa: Maulana Hasanuddin (1527-1570?), Maulana Yusuf (1570?-1580?) diselingi oleh pemerintahan perwalian (1580-1594), Maulana Muhammad (1594-1596), diselingi oleh pemerintahan perwalian (1596-1624), Sultan Abdul Kadir (1624-1651), dan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682). Benar bahwa pemerintahan Hasanuddin dan...
TMMD, Semangat TNI Membangun Negeri Dari Desa PADA masa orde baru (Orba), semangat pemerintah dalam membangun negeri dari sisi wilayah terluar, terpencil, terjauh dan terisolir sudah digaungkan. Keinginan melakukan pembangunan dari pinggiran tidak hanya dieksekusi oleh pemerintah eksekutif di tingkat pusat dan daerah melalui berbagai program dan kegiatannya. Tetapi tugas itu juga didelegasikan ke lembaga yudikatif, yakni Angkatan Bersenjata Republik...
Menemukan Kembali Masa Keemasan Banten (Edisi 3) Berdirinya kerajaan maritim Awal abad XVI merupakan periode pertumbuhan kerajaan-kerajaan niaga di pesisir utara Jawa di bawah kuasa pemerintahan Islam. Pengaruh perkembangan agama Islam yang mendorong kemajuan di bidang perdagangan harus dicatat sebagai lahirnya sebuah new era, yang juga membawa perubahan besar sampai ke daerah Banten. Perkembangan kerajaan Islam di satu sisi dan kemuduran kerajaan...
Rahasia Debus Banten (Edisi 2) Visi Kultural vs Mental Purification PERSOALAN substantif tentang debus tak sesederhana yang dibayangkan orang. Sejumlah elit agama, secara diam-diam atau terbuka, mulai (sesungguhnya sejak lama) mengusik debus dari perspektif metafisik. Inti masalahnya bukan pada debus sebagai atraksi kesenian tetapi karena adanya proses pencarian kekuatan spiritual untuk mendukung kekebalan tubuh (invulnerability). Dari sudut pandang itulah kemudian timbul...
Menemukan Kembali Masa Keemasan Banten (Edisi 2) Tapak awal perdagangan Kota Banten Girang merupakan sebuah kerajaan yang raja, kerabat dan penduduknya masih menganut agama Hindu. Berada di bawah perintah seorang raja bergelar Prabu Pucuk Umun, Banten Girang terletak di Desa Sempu, Kota Serang sekarang. Penggalian arkeologi yang dilakukan antara tahun 1988 dan 1992 telah menemukan berbagai bukti material adanya aktivitas ibukota...
Banten Tanah Titipan (Edisi 1) Ruang Kosmoplit Dua bulan lagi, perjalananProvinsi Banten akan genap tujuh belas tahun,masih terlalu riskan untuk bisa memahami keseluruhan gejala sosial di bumi Banten.Terlebih, ketika ingin memotret dinamika masyarakatnya secara komprehensif. Sekalipun sesaat, sebuah dimensi waktu selalu menyajikan untaian ragam bentuk kebudayaan dengan segala kompleksitasnya. Refleksi alam dan manusia yang tertangkap pancaindera hanyalah interpretasi atas berbagai gejala alam...

Berita Terkini

Our Social Media

262FansSuka
133PengikutMengikuti
47PelangganBerlangganan