Opini

TMMD, Semangat TNI Membangun Negeri Dari Desa PADA masa orde baru (Orba), semangat pemerintah dalam membangun negeri dari sisi wilayah terluar, terpencil, terjauh dan terisolir sudah digaungkan. Keinginan melakukan pembangunan dari pinggiran tidak hanya dieksekusi oleh pemerintah eksekutif di tingkat pusat dan daerah melalui berbagai program dan kegiatannya. Tetapi tugas itu juga didelegasikan ke lembaga yudikatif, yakni Angkatan Bersenjata Republik...
Menemukan Kembali Masa Keemasan Banten (Edisi 3) Berdirinya kerajaan maritim Awal abad XVI merupakan periode pertumbuhan kerajaan-kerajaan niaga di pesisir utara Jawa di bawah kuasa pemerintahan Islam. Pengaruh perkembangan agama Islam yang mendorong kemajuan di bidang perdagangan harus dicatat sebagai lahirnya sebuah new era, yang juga membawa perubahan besar sampai ke daerah Banten. Perkembangan kerajaan Islam di satu sisi dan kemuduran kerajaan...
Rahasia Debus Banten (Edisi 2) Visi Kultural vs Mental Purification PERSOALAN substantif tentang debus tak sesederhana yang dibayangkan orang. Sejumlah elit agama, secara diam-diam atau terbuka, mulai (sesungguhnya sejak lama) mengusik debus dari perspektif metafisik. Inti masalahnya bukan pada debus sebagai atraksi kesenian tetapi karena adanya proses pencarian kekuatan spiritual untuk mendukung kekebalan tubuh (invulnerability). Dari sudut pandang itulah kemudian timbul...
Menemukan Kembali Masa Keemasan Banten (Edisi 2) Tapak awal perdagangan Kota Banten Girang merupakan sebuah kerajaan yang raja, kerabat dan penduduknya masih menganut agama Hindu. Berada di bawah perintah seorang raja bergelar Prabu Pucuk Umun, Banten Girang terletak di Desa Sempu, Kota Serang sekarang. Penggalian arkeologi yang dilakukan antara tahun 1988 dan 1992 telah menemukan berbagai bukti material adanya aktivitas ibukota...
Banten Tanah Titipan (Edisi 1) Ruang Kosmoplit Dua bulan lagi, perjalananProvinsi Banten akan genap tujuh belas tahun,masih terlalu riskan untuk bisa memahami keseluruhan gejala sosial di bumi Banten.Terlebih, ketika ingin memotret dinamika masyarakatnya secara komprehensif. Sekalipun sesaat, sebuah dimensi waktu selalu menyajikan untaian ragam bentuk kebudayaan dengan segala kompleksitasnya. Refleksi alam dan manusia yang tertangkap pancaindera hanyalah interpretasi atas berbagai gejala alam...
Persepsi masyarakat tentang kerbau Dikenalnya sistem religi sering diasosiasikan dengan periode transisi antara prasejarah dan era sejarah. Bukti fisik berkembangnya sistem kepercayaan dapat dilacak pada hasil-hasil kebudayaan batu besar, yang lazim dikenal sebagai megalithic culture, dimanatradisi membangun batu-batu besar begitu masif. Menariknya, dalam ritual itu prosesi pengurbanan hewan menjadi sesuatu yang luar biasa. Dan kerbau merupakan salah satu hewan persembahan...
KERBAU DALAM TRADISI BANTEN (Edisi 2) “Kerbau Purba” di Banten Girang (2) Dari sudut pandang etno-historis, boleh dibilang kerbau merupakan salah satu hewan terpenting dalam kebudayaan Nusantara. Perannya cukup penting dalam kehidupan masyarakat, sedini masa nirleka hingga Millenium Ketiga sekarang ini. Dalam berbagai penelitian arkeologi di Indonesia pernah ditemukan beberapa fragmen fosil yang mengindikasikan kerangka kerbau. Tercatat diantaranya berupa gigi, fragmen iga...
Kerbau Dalam Tradisi Banten (Edisi 1) Tak Sekadar Hewan Pekerja  Dalam khazanah kepustakaan ternak, kerbau dianggap memiliki keunggulan lebih dibandingkan dengan ternak besar lain.Tumbuh dan berkembang biak secara alami kekhususan hewan ini dapat dilihat dari banyak aspek, namun secara kasat mata setidaknya ada dua faktor yang mendasari keunggulan kerbau. Pertama dari segi fisik, kerbau mempunyai daya adaptasi alam yang tinggi. Sebagian ahli menyatakan...
Berangkat dari Krisis Politik BERMULA menempati puing ibukota Banten Girang di bagian hulu Cibanten, pusat kekuasaan politik Islam Jawa yang lebih dikenal dengan Surosowan, kemudian dipindahkan ke delta Cibanten sekitar 1526. Manuskrip Babad Banten memberi kita kesaksian singkat dengan mengisahkan kembali bagaimana kota Banten dibangun oleh Maulana Hasanuddin dan diperkokoh oleh penggantinya, Maulana Yusuf. Peristiwa itu demikian penting untuk dikenang, dan...
Idola Dr. Joko Munandar SETIAP buku ‘sejarah’ tentang Banten hampir tak pernah luput mengupas Sultan Ageng Tirtayasa. Dalam khazanah kepustakaan Indonesia, Pangeran Surya atau lebih dikenal dengan nama Abdulfathi Abdul Fattah itu sering dipresentasikan sebagai protagonis Babad Banten sekaligus antagonis kisah heroik melawan kesewenangan VOC bersama Tuanta Salamaka Syekh Yusuf al-Mangkassari. Itu sebabnya, negara memberi penghargaan tertinggi kepada Sultan Ageng...

Our Social Media

168FansSuka
114PengikutMengikuti
26PelangganBerlangganan

Berita Terkini