Pasca Lebaran, Harga Bawang di Pandeglang Melambung

0
104

SEMINGGU setelah Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah, harga sejumlah bahan pokok seperti bawang merah dan bawang putih di Pasar Badak Pandeglang mulai merangkak naik.

Sebelumnya, menjelang Idul Fitri, bawang merah di kisaran Rp.40.000 per kilogram. Namun, saat ini meroket hingga mencapai Rp.70.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Badak Pandeglang, Rohim membenarkan adanya kenaikan harga bawang merah tersebut.

“Kalau sebelum lebaran kemarin, harga bawang merah bisa dikatakan stabil sekitar rp.40 ribu per kilogram. Akan tetapi setelah hari raya Idul Fitri, harganya naik hingga mencapai Rp.68 ribu sampai Rp.70 ribu per kilogram,” katanya, Kamis (18/4/2024).

“Untuk bawang putih juga mengalami kenaikan, yang sebelumnya Rp.35 ribu, sekarang menjadi Rp.45 ribu perkilogram nya. Tapi untuk harga cabai, baik cabai rawit maupun cabai merah itu turun,” sambung Rohim.

Menurutnya, dengan tingginya harga bawang merah tersebut, daya beli masyarakat juga ikut menurun.

“Imbas dari harga yang naik, daya beli masyarakat pun ikut turun. Yang biasanya langganan beli 1 kilo, sekarang paling mereka beli setengahnya atau seperempatnya,” ungkap Rohim.

Rohim menambahkan, jika pasokan bawang merah didatangkan dari luar kota, yakni dari Brebes, Jawa Tengah.

“Biasanya kami memesan atau mendatangkan bawang merah itu dari Brebes, Jawa Tengah. Kemungkinan stok di sananya sedikit karena informasi yang kami dapatkan, lahan perkebunan bawangnya itu banjir,” terangnya.

Di tempat yang sama, salah seorang pembeli, Dewi mengaku, jika ia terpaksa harus mengurangi jumlah pembelian bawang merah.

“Biasanya saya setiap beli bawang merah itu sekilo, tapi dengan harga yang naik, saya kurangi jadi setengahnya,” singkatnya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang, Bunbun Buntaran mengatakan, bahwa kenaikan harga bawang merah sudah biasa terjadi pasca Hari Raya Idul Fitri.

“Setiap tahun setelah Idul Fitri, harga bawang pasti naik. Itu disebabkan karena pasokan dari mulai distribusi, akomodasi, dan transportasi, pasca lebaran mengalami hambatan. Akan tetapi, setelah kita melakukan survey dari kemarin, akan ada penurunan harga mulai Minggu depan karena hambatan tersebut sudah kembali normal,” ucapnya.

Bunbun menegaskan, jika pihaknya akan terus melakukan pemantauan terkait harga komoditi di Pasar Pandeglang serta memberikan peringatan kepada pedagang agar tidak melakukan penimbunan.

“Kita terus akan melakukan pengawasan untuk memantau harga bahan pokok, dengan melakukan sidak ke Pasar-pasar di Pandeglang mengenai harga. Selain itu kami juga menghimbau kepada seluruh pedagang, supaya tidak memanfaatkan tingginya harga bawang untuk mengambil keuntungan dengan menimbun bawang tersebut,” tutupnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments