Ranking Pandeglang Terkait Korsupgah KPK Paling Rendah se-Banten

0
171

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) dalam rangka program Monitoring Centre for Prevention (MCP) di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten yang dilakukan Tim Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, data yang ditampilkan website korsupgah.kpk.go.id, 19 Desember 2019, memperlihatkan bahwa progres renaksi Korsupgah KPK di Kabupaten Pandeglang belum menunjukkan trend postif dan masih berwarna merah.

Pandeglang berada di peringkat 450 nasional dari 542 pemerintah daerah se-Indonesia. Di tingkat Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang skornya paling rendah, yakni di angka 32. Terendah kedua adalah Pemerintah Kota Serang 44 poin, dan terendah ketiga Pemerintah Kabupaten Serang 69 poin.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, bahwa Korsupgah memberikan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti oleh Pemkab Pandeglang. Pada bulan November dan Desember pihaknya sudah mengirimkan data aset, namun dikarenakan waktu pengiriman data sudah habis pada akhir Oktober, maka dari itu data aset Pemkab Pandeglang hanya 27 persen padahal dikatakan Irna data aset Pemkab Pandeglang sudah mencapai 98 persen.

“Jadi kaya tadi dinas belum input Sirup, tinggal klik bu. Jadi ada saja alasanya. Aset baru 27 persen laporannya, padahal sersi kita sudah 98 persen aset saja contoh belum yang lainnya,” kata Irna, saat ditemui di acara peringatan HKN ke 55 tingkat Pandeglang di Alun-alun, Senin (30/12/2019).

Diceritakan Irna, bahwa pihak Korsupgah mengatakan pembaharuan belum diperiksa kembali. Akan tetapi hal tersebut diakibatkan adanya pergantian pengurus KPK yang baru dengan yang lama. Irna berharap laporannya yang sudah di input dapat dirasionalisasi oleh Korsupgah.

“Mungkin kami kan kemarin tutupnya di batas akhir Oktober sehingga banyak yang update di November ya mungkin terabaikan dulu, tapi mudah-mudah sekarang sudah dibuka lagi oleh jajaran
Korsupgah” pungkasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here