Relawan Carita Bersatu Bangun Rumah Warga yang Tidak Layak Huni

0
306

RELAWAN Carita Bersatu (RCB) membangun rumah warga yang tidak mampu di Kampung Kadongdong RT 02 RW 03, Desa Banjarmasin, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Koordinator lapangan sekaligus penggagas RCB, Asep Saepullah menjelaskan, pembangunan rumah warga ini merupakan inisiatif kolegial, karena prihatin dengan kondisi rumah yang tidak layak.

“Kami dari RCB sedang melakukan bedah rumah insan, bedah rumah insan ini digagas oleh RCB sendiri. Karena memang kita melihat situasi atau kondisi rumah bapak Noning ini cukup memperhatikan, karena kalau ada angin atau hujan itu bapak Noning tersebut pindah ke rumah tetangganya,” kata Asep, Selasa (05/05/2020).

Pihaknya menginginkan pemilik rumah bisa tidur dengan nyenyak di rumah yang layak, tanpa khawatir dengan cuaca yang buruk.

“Karena mengingat rumahnya sudah tidak layak huni dan cukup memprihatinkan sekali. Maka dari itu kami dari rekan-rekan RCB dan saya sebagai penggagas RCB sekaligus motivator bedah rumah insan yang dilakukan oleh RCB ini sepakat untuk membuat rumah tersebut, agar bapak Roni beserta istri dan anaknya bisa tidur dengan nyenyak tanpa harus menghawatirkan angin atau hujan,” ujarnya.

Ia mengklaim, pembangunan tersebut sudah dilakukan koordinasi dengan pemerintah setempat.

“Maka dari itu kami pun beserta teman-teman RCB sepakat dan kami sudah konsultasi dengan kepala desa, baik RT, kecamatan untuk melakukan bedah rumah,” terangnya.

Asep menyatakan, dana untuk membangun rumah ini berasal dari beberapa pihak.

“Mengenai sumber dana ini modal awal yang kita gerakan ini sekitar Rp 25 juta, tetapi yang terkumpul dana ini sekitar Rp 10 juta, dan dibantu juga oleh Yayasan Al-Zahra Al-Kesya maka dari itu mudah-mudahan acara ini bisa berlangsung dan tidak ada halangan,” terangnya.

Pihaknya menargetkan pembangunan rumah tidak layak huni tersebut selesai dalam waktu singkat, agar keluarga bisa merasakan kebahagiaan saat lebaran nanti.

“Kami menargetkan sebelum lebaran harus selesai, tanggapan dari pemilik rumah sangat berterima kasih banyak telah memperbaiki rumahnya. Ia juga tidak bisa berbicara banyak. Pada intinya pihak keluarga berterima kasih banyak atas bantuan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Noning pemilik rumah sangat berterima kasih kepada RCB yang telah membangun rumahnya. Ia berharap RCB dapat membantu membangun rumah masyarakat yang sudah tidak layak huni lainnya.

“Saya tidak bisa bicara banyak. Saya hanya bisa katakan terimakasih kepada RCB. Dan semoga selalu ada rezekinya agar dapat membangun rumah lain lagi,” kata Noning, dengan mata berkaca-kaca.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian