Oleh: Minhatul Ma’arif, M.Pd*
Pendidikan dan pemberdayaan perempuan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Namun, visi dan misi yang diusung oleh calon legislatif (caleg) di Kabupaten Pandeglang terhadap pemberdayaan perempuan masih minim terfokus pada pembangunan bekal keterampilan yang diperlukan oleh perempuan di masyarakat.
Kabupaten Pandeglang, sebagai salah satu wilayah di Provinsi Banten, memiliki populasi perempuan yang signifikan. Namun, akses perempuan terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan keputusan politik masih terbatas di beberapa wilayah. Meskipun telah ada upaya-upaya pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan organisasi non-pemerintah, masih banyak perempuan yang membutuhkan dukungan lebih lanjut untuk mengembangkan keterampilan dan potensi mereka.
Banyak dari visi dan misi caleg di Kabupaten Pandeglang masih belum mengutamakan pemberdayaan perempuan sebagai fokus utama. Pemberdayaan perempuan sering kali dianggap sebagai aspek sekunder atau bahkan terabaikan dalam program-program politik mereka. Pemahaman yang kurang mendalam tentang kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh perempuan di Kabupaten Pandeglang menyebabkan visi dan misi caleg seringkali tidak sesuai dengan realitas di lapangan. Hal ini membuat implementasi program-program pemberdayaan perempuan menjadi tidak efektif.
Visi dan misi caleg seringkali belum memperhatikan pentingnya pembangunan keterampilan sebagai aspek utama dalam pemberdayaan perempuan. Padahal, keterampilan yang dikuasai oleh perempuan dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas hidup mereka dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat secara keseluruhan.
Seharusnya, Caleg dapat memanfaatkan kampanye politik mereka untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemberdayaan perempuan melalui pembangunan keterampilan. Edukasi kepada masyarakat tentang dampak positif dari pemberdayaan perempuan dapat menjadi langkah awal untuk mengubah persepsi dan sikap terhadap isu ini.
Selain itu, caleg dapat berkomitmen untuk menyelenggarakan program pelatihan dan workshop yang fokus pada pengembangan keterampilan bagi perempuan di berbagai bidang, seperti keterampilan digital, kewirausahaan, pertanian, dan lainnya. Dengan demikian, perempuan dapat memiliki bekal yang cukup untuk mandiri dan berkontribusi secara aktif dalam masyarakat.
Kerjasama antara caleg, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta dapat menjadi kunci dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan melalui pembangunan keterampilan. Melalui kolaborasi ini, berbagai sumber daya dan jaringan dapat dimanfaatkan untuk menciptakan program-program yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Caleg dapat memulai dengan mengidentifikasi kebutuhan dan potensi lokal di Kabupaten Pandeglang. Ini dapat dilakukan melalui dialog dan konsultasi dengan masyarakat setempat, terutama perempuan, untuk memahami tantangan yang dihadapi dan aspirasi yang dimiliki.
Sehingga, berdasarkan hasil identifikasi, caleg dapat merancang program-program keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal. Program ini dapat mencakup pelatihan teknis, kewirausahaan, kepemimpinan, dan keterampilan lain yang dapat meningkatkan kapasitas perempuan dalam berbagai bidang.
Lebih dari itu, selama kampanye politik, caleg dapat menyampaikan pesan-pesan edukasi dan kesadaran tentang pentingnya pemberdayaan perempuan melalui pembangunan keterampilan. Ini dapat dilakukan melalui ceramah, diskusi panel, acara-acara sosial, dan media sosial.
Intinya, pemberdayaan perempuan melalui pembangunan keterampilan merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Namun, visi dan misi caleg di Kabupaten Pandeglang masih minim terfokus pada aspek ini. Dengan meningkatkan kesadaran, membangun program-program yang relevan, dan berkolaborasi dengan pihak terkait, caleg diharapkan dapat memainkan peran yang lebih proaktif dalam memperkuat pemberdayaan perempuan melalui pembangunan.
*Penulis adalah Akademisi di STKIP Syeikh Manshur


























