Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 64, melaksanakan dua program unggulan yaitu pendampingan digitalisasi UMKM dan pelestarian budaya tradisional melalui program “Dolanan” bersama anak-anak. Program digitalisasi UMKM merupakan kegiatan lanjutan dari Sosialisasi AI Optimization and Digital Marketing serta Financial Literacy and Management yang telah dilaksanakan sebelumnya, sementara program “Dolanan” merupakan program tambahan yang bertujuan melestarikan kearifan lokal, sehingga tercipta sinergi antara kemajuan ekonomi digital dan pelestarian budaya tradisional.
Penguatan Digitalisasi UMKM
Pendampingan digitalisasi UMKM dilatarbelakangi oleh permasalahan yang banyak dihadapi pelaku usaha di wilayah tersebut, seperti terbatasnya pengetahuan tentang pemasaran digital, pencatatan keuangan usaha yang belum sistematis, minimnya akses terhadap platform online, serta kurangnya kemampuan dalam membangun brand identity yang kuat. Hasil survei awal oleh KKN Kelompok 64 menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan sistem pemasaran konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk mengembangkan usaha mereka.

Program digitalisasi ini dimulai dengan pendampingan pembuatan identitas visual usaha yang meliputi desain logo yang mencerminkan karakteristik produk dan nilai usaha. KKN Kelompok 64 membantu pelaku UMKM dalam memahami pentingnya konsistensi visual brand melalui pembuatan banner promosi yang eye-catching dan profesional. Selanjutnya, para pelaku usaha didampingi dalam proses pendaftaran dan optimasi profil bisnis di Google Maps, termasuk penambahan foto produk, informasi kontak, dan jam operasional untuk memudahkan calon pelanggan menemukan lokasi usaha.
Dalam aspek pemasaran digital, KKN Kelompok 64 memberikan pelatihan komprehensif tentang penggunaan media sosial, khususnya Instagram sebagai platform utama. Program ini juga mencakup pendampingan sistem pencatatan keuangan digital melalui pembelajaran aplikasi BukuWarung yang membantu pelaku usaha dalam mencatat transaksi penjualan dan pembelian, mengelola utang piutang, membuat invoice digital, serta mengunduh laporan keuangan sederhana. KKN Kelompok 64 juga memperkenalkan fitur manajemen stok yang membantu pelaku usaha mencatat jumlah barang masuk dan keluar, memantau ketersediaan produk secara real-time, serta memberikan peringatan otomatis ketika stok mencapai batas minimum sehingga dapat segera melakukan restock untuk menghindari kehabisan barang.
Program “Dolanan” Untuk Melestarikan Permainan Tradisional Indonesia
Sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat, KKN Kelompok 64 juga memiliki “Dolanan” untuk melestarikan budaya permainan tradisional di kalangan anak-anak Kelurahan Sawunggaling. Program ini menggunakan konsep permainan berbasis pesan berantai yang edukatif, dimana anak yang tidak dapat melanjutkan pesan akan mendapat pertanyaan seputar wawasan kebangsaan, matematika, dan pengetahuan umum untuk mengasah daya ingat mereka.
“Program ini penting untuk mengalihkan anak-anak dari gadget dan memperkenalkan kembali permainan tradisional warisan budaya Indonesia,” ungkap koordinator KKN Kelompok 64.
Melalui kedua program ini, tim penyelenggara berharap dapat menciptakan dampak ganda yaitu para pelaku UMKM di Sawunggaling dapat naik kelas dan lebih mandiri secara ekonomi, serta mampu menjawab tantangan era digital dengan strategi yang tepat dan berkelanjutan, sementara generasi muda tetap terhubung dengan akar budaya Indonesia.

Bapak Satrija Wibowo, Ketua RW 5 Kelurahan Sawunggaling, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program “Dolanan” ini.
“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini karena dapat mengalihkan perhatian anak-anak dari gadget dan mengenalkan kembali permainan tradisional.
Dengan adanya program ini, diharapkan budaya lokal tetap dapat dilestarikan dan tidak punah dimakan zaman. Anak-anak jadi lebih aktif bergerak dan berinteraksi langsung dengan teman sebayanya,” ujar Bapak Satrija Wibowo.
Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan program “Dolanan”, KKN Kelompok 64 berencana memberikan bantuan berupa permainan tradisional seperti egrang dari batok kelapa, bakiak, dakon, dan ular tangga literasi kepada Ketua RW 5. Permainan-permainan ini dapat terus digunakan untuk kegiatan rutin maupun acara khusus seperti peringatan hari kemerdekaan.
Dengan adanya program terintegrasi ini, diharapkan Kelurahan Sawunggaling dapat menjadi contoh bagaimana kemajuan ekonomi digital dan pelestarian budaya tradisional dapat berjalan beriringan. Para pelaku UMKM dapat terus berkembang dan meningkatkan daya saing usahanya, sementara generasi muda tetap memiliki identitas budaya yang kuat sebagai bekal menghadapi era global.
Program KKN Kelompok 64 UPN “Veteran” Jawa Timur ini menjadi bukti nyata peran mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat, mendukung kemajuan UMKM di era digital, sekaligus melestarikan kearifan budaya lokal secara berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Penulis : Amalia Yuliana Syahba























