PANDEGLANG – Sejumlah warga di RW 06, Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari, resah dengan keberadaan tiang telepon yang diduga dipasang secara ilegal di lahan serta permukiman warga. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiang telepon tersebut milik vendor perusahaan MyRepublic, anak perusahaan Sinarmas.
Fauzi Danu, salah satu warga RW 06 Kelurahan Karaton, mengungkapkan bahwa tiang telepon tersebut dipasang tepat di tanah milik pribadi dan di area saluran air (got).
“Saya kaget, kok di depan rumah sekarang ada tiang telepon. Dipasangnya pun tepat di bagian got. Seharusnya ada izin dari pemilik lahan karena mereka menjalankan usaha. Jika ingin berusaha, jangan sampai mengambil hak orang lain,” ujar Fauzi.
Hal senada disampaikan oleh warga lainnya, Abah Itong, yang mempertanyakan pemasangan tiang di depan rumahnya tanpa ada pemberitahuan.
“Pemasangan ini tanpa izin, dan saya tidak mendapat informasi dari pihak mana pun, termasuk pengurus RT dan RW,” jelasnya.
Abah Itong menuntut pihak perusahaan bertanggung jawab atas penempatan tiang tersebut. “Harus ada pertanggungjawaban karena tiang dipasang di lahan milik pribadi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RW 06 Kelurahan Karaton, Rd Nanan Setiawan, membenarkan adanya sejumlah tiang telepon baru yang terpasang di lahan milik warga. Ia menyebut tiang tersebut milik vendor MyRepublic.
“Saya memang pernah diundang dalam sosialisasi rencana pemasangan tiang telepon dari MyRepublic. Namun, pada pelaksanaannya, saya tidak diberitahu terkait detail lokasi, yang ternyata justru di lahan warga dan fasilitas umum. Hal inilah yang memicu protes warga,” kata Nanan.
Rd Nanan menambahkan bahwa pihak warga sudah pernah melakukan musyawarah dengan perwakilan MyRepublic. Dalam pertemuan tersebut, pihak vendor menyatakan kesediaan untuk memberikan ganti rugi. Selain itu, warga yang lahannya terdampak juga mengajukan kompensasi berupa pemasangan layanan Wi-Fi gratis.
“Sampai saat ini belum ada realisasi.
Kami meminta pihak vendor segera menyelesaikan masalah ini karena khawatir pemilik lahan akan mencabut sendiri tiang-tiang tersebut,” pungkasnya.























