PEMKAB Pandeglang, melalui Sekretaris Daerah, Ali Fahmi Sumanta, melantik puluhan pejabat Eselon II dan pejabat Eselon III di Lingkungan Pemkab Pandeglang.
Pelantikan yang ditandai dengan pengambilan sumpah janji jabatan tersebut, berlangsung di ruang Oproom, Setda Pandeglang, pada Jum’at (1/3/2023).
Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, bahwa pelantikan tersebut sebagai sesuatu yg normatif dalam pemerintahan sekaligus bagian penyegaran.
“Kita sudah lihat bersama, bahwa hari ini pelantikan rotasi dan mutasi dilingkup Pemda Pandeglang khususnya eselon II dan eselon III sebanyak 17 orang. Untuk eselon II itu ada 11 orang, dan untuk eselon III itu sebanyak 6 orang,” kata Sekda.
Dirinya menerangkan, jika masih ada beberapa jabatan eselon II yang mengalami kekosongan. Untuk itu, kata Ali Fahmi, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan segera melaksanakan open bidding guna mengisi kekosongan tersebut.
“Tadi sudah saya sampaikan juga, bahwa kita sedang menginventarisir kekosongan jabatan eselon II ini. Dan di tahun ini sangat luar biasa ada 7, dan 7 ini akan kita paksakan dan akan kita maksimalkan tahun ini terpenuhi. Sehingga hari ini, kita langsung mengadakan open bidding,” ungkap Ali Fahmi.
“Saya juga berpesan kepada Kepala BKPSDM, agar segera melaksanakan open bidding. Agar pada bulan April ini kita kejar, supaya pada bulan April ini tidak ada lagi kekosongan jabatan untuk eselon II. Intinya kita akan kejar targetnya pada tahun sekarang untuk eselon II, karena untuk eselon III itu sangat mudah tidak harus seperti eselon II tahapannya,” sambung Ali Fahmi.
Ali Fahmi menegaskan, bahwa pelantikan pejabat eselon II dan eselon III tersebut tidak berkaitan dengan pemilu 2024.
“Saya tegaskan, untuk rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang ini tidak ada kaitannya dengan politik ataupun dampak pemilu kemarin,” tegasnya.
Menanggapi adanya mutasi pejabat pasca pemilu 2024, Defi Nuryadin S.IP.MM, Penggiat Praktisi Kebijakan publik dan Direktur Rusman Cilik Foundations mengatakan, mutasi kali ini adalah yang pertama pasca pemilihan presiden dan pemilihan legislatif, tentunya dengan sisa kepemimpinan Bupati Pandeglang, dalam kacamata analisis, mutasi atau rotasi, pertama rotasi merupakan hal yg biasa dalam rangka penguatan birokrasi di Kabupaten Pandeglang, kedua rotasi atau mutasi seharusnya memberikan efek pada kebijakan strategis terutama dalam akselerasi peningkatan pendapatan asli Kabupaten Pandeglang yg kita ketahui belum ada peningkatan yang signifikan.
“Dan yang ketiga, dampak rotasi atau mutasi pejabat ini tidak harus dijadikan legitimasi politik kekuasaan, karena memang secara subtansinya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus netral, apalagi dalam kontek perhelatan politik lokal yang akan dilaksanakan pada tahun ini dan kemudian agar terjadi kontek sinergitas, antara rakyat dan pejabat,” kata Defi.
Defi juga menegaskan, mutasi atau rotasi ini ada beberapa hal yang harus dilakukan, pertama segera turun ke bawah dan melakukan antisipasi dari akses kenaikan kebutuhan- kebutuhan pokok rakyat, dan melakukan langkah kebijakan taktis dan strategis sehingga jangan menunggu rakyat menjerit dengan dampak kebutuhan yang meningkat.
“Pejabat yg di mutasi harus dan paham dan mengerti permasalahan masyarakatnya, hal ini penting agar tujuan kesejahteraan masyarakat Pandeglang dapat tercapai dan merata,” tegasnya.
Adapun ketujuh belas Pejabat Eselon II dan III yang dilantik yakni, Sutoto jabatan sebelumnya Kepala Dinas Sosial, diberi amanah jabatan baru sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Raden Dewi Setiani Jabatan yang menjabat Inspektur Inspektorat, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Neneng Nuraeni jabatan lama Kepala Dinas Pariwisata, kini mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.
Selanjutnya, Rahmat Zultika jabatan sebelumnya Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, jabatan baru Kepala Dinas Pariwisata, Puji Widodo yang Menjabat Sekretaris DPRD, kini menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Budi Suherdiman Januardi kini mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan, Goenara Daradjat menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Data Manusia.
Didin Fahrudin menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kurnia Satriawan kini menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Setda, Hasan Bisri kini menjabat Inspektur Inspektorat, Bunbun Buntaran menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, Siti Gogon Goniah menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda.
Amir Mahpud menjabat Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Januari Habibie menjabat Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Arif Mahpud menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan, Agus Lukmanto menjabat sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan pada Sekretariat DPRD, dan yang terakhir ada Juhanas Waluyo menjabat Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik.
Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep






















