2 Jam Tak Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Pandeglang Molor

0
121

RAPAT paripurna Penyampaian Laporan Bandan Anggaran Pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, Persetujuan Bersama Raperda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, Persetujuan Bersama Perubahan Propemperda Tahun 2023, dan Penyampaian Pendapat Akhir Bupati Atas Persetujuan Bersama Raperda Tentang Perubahan Tahun Anggaran 2023 Kabupaten Pandeglang, Banten, ditunda, pada Rabu (27/9/2023).

Alasan ditundanya Rapat Paripurna tersebut, dikarenakan anggota DPRD Kabupaten Pandeglang belum memenuhi Kuorum.

Faktor lain yang membuat rapat paripurna minim kehadiran, karena terdapat beberapa anggota yang izin maupun sakit untuk tidak menghadiri rapat paripurna.

Berdasarkan pantauan Tuntas Media.com, dari data absensi daftar hadir anggota hanya 27 orang saja yang mengisi daftar hadir tersebut. Diantaranya, Ketua DPRD, TB Udi Juhdi, Wakil Ketua I, Gunawan, Wakil Ketua II, TB Asep Rafiudin Arief, Wakil Ketua III, MM Fuhaira Amin, Dedi Suwardi dari Fraksi Gerindra, M Yasin B Sanaca dari Fraksi Gerindra, Anton Khairul Samsi dari Fraksi Golkar, Uus Usamah dari Fraksi Golkar, Riza Zuli dari Fraksi Golkar, Hasanudin dari Fraksi PKS, Dede Sumantri dari Fraksi PKS, Dodi Setiawan dari Fraksi PKS, Endang Sumantri dari Fraksi Demokrat, M Habibi Muslim dari Fraksi PKB, Eneng Nurhayati dari Fraksi PKB, Sri Widiyanti dari Fraksi PKB, Ade Kadar Solikhat dari Fraksi PDI-P, Oman Abdurohman dari Fraksi PPP, Yadi Rusmiadi dari Fraksi PPP, Andi Mulyana dari Fraksi PPP, Ayip Adi Ruki Hanafi dari Fraksi PPP, Jahronah dari Fraksi PPP, M Dadi Rajadi dari Fraksi NasDem, Yangto dari Fraksi NasDem, Maman Lukman dari Fraksi PAN, dan Nazamudin dari Fraksi PBB.

Bahkan, jadwal rapat paripurna yang harusnya dilaksanakan pukul 10.00 Wib, sampai dengan pukul 12.00 belum juga dimulai.

Padahal, sebagian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sudah datang tepat waktu.

Kepala Bagian Persidangan pada DPRD Kabupaten Pandeglang, Teguh Imanto mengatakan, bahwa rapat paripurna dengan beberapa agenda tersebut ditunda.

“Paripurna untuk sementara di tunda, dikarenakan jumlah anggota yang hadir itu tidak Kuorum. Dan akan kami jadwalkan kembali pada pukul 14.00,” ungkapnya.

Dirinya menyebut, Berdasarkan Tata Tertib DPRD Pandeglang Pasal 134 huruf b, rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Bandan Anggaran Pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, Persetujuan Bersama Raperda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, Persetujuan Bersama Perubahan Propemperda Tahun 2023, dan Penyampaian Pendapat Akhir Bupati Atas Persetujuan Bersama Raperda Tentang Perubahan Tahun Anggaran 2023 dinyatakan kuorum, jika dihadiri paling sedikit 2/3 dari jumlah anggota.

“Minimal kan yang hadir dalam rapat Paripurna itu, sebanyak 2/3 dari jumlah anggota atau sebanyak 33 orang. Jika jumlah anggota DPRD Kabupaten Pandeglang itu sebanyak 50 orang. Namun, yang hadir pada saat rapat Paripurna hanya 27 Anggota saja. Kalau tidak Kuorum, ya tidak bisa dilaksanakan Paripurna, makanya ditunda,” ujarnya.

Sementara, salah seorang dari perwakilan OPD yang tidak ingin disebutkan namanya menyayangkan, jika rapat Paripurna tersebut ditunda.

“Sebenarnya saya ingin jika rapat Paripurna hari ini segera dilaksanakan, karena lebih cepat lebih baik. Namun, dalam kegiatan rapat Paripurna yang seharusnya dilaksanakan pada pukul 10.00, ternyata tidak segera dilaksanakan bahkan ditunda. Harapan kami, pelaksanaan sidang dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal karena kami juga butuh kepastian sebagai orang yang diundang. Harus menunggu sampai jam berapa, kan kita juga bukan pengangguran, ada juga kegiatan lain di kantor,” singkatnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments