Terbawa Arus, Seorang Anak Ditemukan Tewas di Bendungan

0
93

TERBAWA arus Sungai Cileutik, seorang anak laki- laki berinisial AKA (3) yang merupakan warga Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, ditemukan tewas di Bendungan Leuwi Pongpok, pada Selasa 14 Juni 2022, sekitar pukul 18.25 WIB.

Kapolsek Cimanggu, IPTU Darwin Khaerul Syafari membenarkan perihal terjadinya peristiwa tersebut. Dikatakan Darwin, setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Betul, kami telah menerima laporan terkait adanya seorang anak yang terbawa arus. Kemudian, anggota langsung mendatangi kediaman korban dan membantu melakukan pencarian,” kata Darwin kepada Tuntas Media, Rabu (15/6/2022).

Dikatakan Darwin, korban AKA (3) dilaporkan hilang pada hari Selasa 14 Juni 2022, sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut informasi yang diterima dari pihak keluarga, sebelum kejadian korban sempat meminta izin kepada neneknya untuk main ke kediaman bibinya. Namun, saat itu neneknya tidak mengijinkan dikarenakan sedang hujan.

“Setelah hujan reda, korban memaksa pergi. Setelah itu, neneknya langsung kembali kedalam rumah dan tidak melihat kalau korban keluar sambil berlari,” ungkapnya.

Selang beberapa jam, korban tak kunjung kembali ke rumah. Kemudian pihak keluarga melakukan pencarian disekitar kampung, tapi tidak ditemukan.

“Keluarga korban minta bantuan ke warga dan kepolisian untuk mencarinya, karena korban diduga terbawa arus sungai yang berada di sebelah rumahnya. Karena pada saat itu, debit air sungai cukup besar akibat turun hujan,” ujar Darwin.

“Setelah melakukan pencarian berjam-jam, akhirnya kita mendapat informasi dari warga bahwa ada jasad balita yang tersangkut kayu dipinggir bendungan. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa, karena terbawa arus sungai besar yang saat itu sedang hujan,” tambahnya.

Darwin menerangkan, bahwa terdapat luka robek dibagian dahi sebelah kanan dan memar di dahi tengah korban yang diduga akibat benturan saat korban terbawa arus sungai.

“Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka, pihak keluarga korban menerima sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan outopsi selanjutnya jenazah dimakamkan di TPU setempat,” ujarnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep