3 Orang Wisatawan Asal Serang Terseret Ombak di Pantai Lippo Carita, 1 Belum Ditemukan

0
196

TIGA orang wisatawan asal Serang, Banten, tenggelam saat berenang di Pantai Lippo Carita, Pandeglang. Kejadian ini terjadi, pada Rabu (7/8/2024) sekitar pukul 07.00 WIB.

Dua dari tiga orang yang tenggelam berhasil diselamatkan, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR KPP Banten dan Unit Siaga Pandeglang.

Ketua Balawisata Kabupaten Pandeglang, Ervin menerangkan, bahwa ketiga orang wisatawan berenang di Pantai Lippo Carita dan pada Pukul 07.00 WIB, 3 korban terseret ombak dengan 2 berhasil di selamatkan life guard.

“Kedua korban yang berhasil diselamatkan, bernama Sulthan Hud yang berusia 19 tahun dan Yusuf Muhammad berusia 19 tahun. Dan 1 orang belum ditemukan sampai saat ini, bernama Agus Hamadey Hamadi yang berusia 19 tahun. Ketiga orang korban ini, semuanya berasal dari Serang,” katanya.

Menurutnya, kejadian tenggelam ini diduga akibat terseret ombak saat ketiga orang tersebut sedang berenang.

“Korban bersama dua orang lainnya berenang di pantai kondominium Lippo, namun mereka terseret arus pada pukul 07.35 WIB sampai ketiga korban terbawa arus sampai ke tengah laut,” terang Ervin.

“Meskipun upaya penyelamatan telah dilakukan, sayangnya satu orang korban belum ditemukan dan sampai saat ini masih dalam pencarian,” sambungnya.

Sementara, Kapolsek Carita, Iptu Turip membenarkan perihal kejadian tersebut.

“Kami mendapatkan informasi, bahwa telah terjadi musibah laka laut dimana 3 orang pengunjung kondominium tenggelam saat berenang akibat terseret arus ombak yang pasang. Namun, untuk 2 orang berhasil diselamatkan,” ucapnya.

Dirinya menuturkan, upaya pertolongan pertama dilakukan oleh teman korban namun tidak berhasil karena arus laut yang sangat kencang.

“Saat ini, kami dari Polsek Carita, Balawista, dan masyarakat setempat, sedang melakukan pencarian 1 orang korban yang hilang tersebut,” ujar Turip.

Turip mengimbau kepada masyarakat dan seluruh wisatawan, untuk selalu waspada saat berenang di pantai sehingga mengurangi risiko kecelakaan.

“Dengan adanya kejadian ini, menjadi pengingat penting bagi semua pihak bahwa keselamatan dan kewaspadaan saat berenang di pantai harus menjadi prioritas utama,” imbuhnya.

Redaktur : Fauzi
Reporter : Asep