Daftar Ke KPU, Aap Aptadi Tak Didampingi Pasangannya Karena Sakit

0
120

BAKAL Calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang dari jalur perseorangan, Aap Aptadi-Nurul Qomar, menjadi kontestan terakhir yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang.

Namun kehadiran Aap Aptadi tanpa didampingi Bakal Calon Wakilnya, Nurul Qomar, lantaran berhalangan karena sakit.

“Jadi kemarin saya datang langsung ke rumah pa Nurul Qomar, beliau baru pulang dari rumah sakit Tanggerang dan ternyata beliau divonis kanker usus besar stadium 4 C. Kita sudah minta surat pengantar dari rumah sakit Tanggerang, ke KPU untuk diijinkan tidak bisa hadir hari ini,” kata Aap Aptadi usai mendaftarkan diri ke KPU Pandeglang, Kamis (29/8/2024).

Aap menjelaskan, bahwa dia bersama pasangannya akan mengikuti tes kesehatan di RSUD Banten. Namun, kata dia, jika Calon Wakilnya tidak lolos tes kesehatan, Aap sudah menyiapkan pasangan lain sebagai pengganti Wakilnya tersebut.

“Insya Allah kalau ngga Sabtu atau Minggu kami mengikuti tes kesehatan, kalau ternyata pak Qomar tidak layak dan dianggap berhalangan tetap bisa kita ganti. Ada 5 calon pengganti pak Qomar, dan salahsatunya ibu Anita Sangadiah dan yang 4 saya lupa,” terang Aap.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Pandeglang, Nunung Nurazizah menyebut, jika pihaknya telah menerima pendaftaran 4 Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berkompetisi di Pilkada 2024.

“KPU Kabupaten Pandeglang sudah menerima pendaftaran 4 Bakal Paslon, baik dari jalur perseorangan maupun dari jalur partai. Sejauh ini, Paslon yang terdaftar dalam Silon KPU Pandeglang itu hanya 4, dan ini sudah semuanya mendaftar. Sehingga menggenapi dengan akun yang terdaftar dalam Silon dan semuanya sudah mendaftar,” ungkapnya.

Terkait Bacabup dari jalur perseorangan yang mendaftarkan diri tanpa didampingi Bacawabup nya yakni Aap Aptadi, dirinya menyatakan, bahwa Cawabup Nurul Qomar saat ini sedang menjalani perawatan karena sakit.

“Yang dilaporkan ke kami, bahwa calon wakilnya sakit dan tadi juga sudah melampirkan surat keterangan sakit dari rumah sakitnya. Kemudian kami juga sudah melakukan video call, tadi nampak bahwa yang bersangkutan sedang dalam perjalanan menuju ke rumah sakit dan yang disampaikan adalah dalam perawatan kanker stadium 4 serta dalam tahap kemoterapi,” ucap Nunung.

“Kalau untuk mendaftar diperbolehkan jika tidak bisa hadir dalam kondisi tertentu, dan itu dilampirkan dalam dokumen dari instansi. Dan jika keluhannya sakit, maka dokumen yang diperlukan adalah dari rumah sakit,” imbuhnya.

Redaktur : Fauzi
Reporter : Asep