Jelang Ramadhan, Kodim 0601/Pandeglang dan Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang Gelar Pasar Murah

0
139

PULUHAN warga Pandeglang, menyerbu minyak goreng di lokasi pasar Murah yang digelar pihak Kodim 0601/Pandeglang, yang bekerjasama dengan Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang, di halaman Mako Distrik Militer, pada Rabu (15/3/2023).

Diketahui, harga Minyak yang dijual dalam Bazar tersebut bervariasi, dalam kemasan plastik ukuran 1 liter seharga Rp 13 ribu dan kemasan botol ukuran 1 liter seharga Rp 14 ribu rupiah.

Sementara, untuk harga beras medium ukuran 5 kilo gram sebesar Rp 41,500 ribu dan terigu sebesar Rp 12 ribu perkilo.

Pasilog Kodim 0601/Pandeglang, Kapten Inf Abdul Syukur mengungkapkan, bahwa untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako dengan harga murah menjelang Ramadhan ini, pihaknya menggandeng Bulog untuk melakukan pasar murah.

“Biasanya, menjelang Ramadhan ini harga sembako relatif naik. Makanya kami hari ini menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako,” katanya kepada Tuntas Media.

Dalam bazar ini, kata Pasilog, ada beberapa jenis sembako yang disiapkan, mulai dari MinyaKita, beras premium, terigu dan jenis sembako lainnya. Harganya sendiri lebih murah dibanding dengan harga pasar.

“Seperti minyak ada yang seharga Rp 14 ribu, dan Rp 13 ribu. Krena ada dua jenis kemasan, tapi ukurannya sama. Yaitu kemasan plastik dan botol,” ungkapnya.

Sementara, salah seorang warga Mengger, Dewi mengaku, ia jauh-jauh datang ke halaman Markas Kodim Pandeglang, hanya ingin membeli nyak goreng merek MinyaKita yang harganya murah di bazar ini. Karena kalau dipasaran harganya saat ini lumayan mahal.

“Saya dapat informasi ada pasar murah di halaman Kodim. Makanya saya langsung ke sini untuk mencari MinyaKita, soalnya kan kalau dipasaran harganya mahal,” tuturnya.

Kehadiran pasar murah ini, menurut Dewi, tentu sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sembako disaat harga-harga kebutuhan pokok sedang tinggi. Hanya saja, jenis-jenis sembako yang dipasarkan di bazar ini kurang begitu lengkap.

“Saya hanya beli minyak goreng saja. Tadinya mau beli telur ayam juga, namun tidak ada. Karena yang tersedia hanya minya goreng, beras, dan terigu. Kami harap ke depan, jika ada bazar lagi ketersediaan sembakonya lebih lengkap lagi,” ujarnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here