Petani Muda Milenial Talas Beneng Pandeglang Bentuk PUSTABEN

0
204

TERGABUNGNYA petani muda Milenial Pandeglang di Perkumpulan Pelaku Usaha Talas Beneng ( PUSTABEN ) Pandeglang Banten, secara resmi dikukuhkan dan berbadan hukum di kantor notaris serta terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM. Agenda pembentukan Perkumpulan Pelaku usaha talas beneng ini dilaksanakan di sekretariat PUSTABEN yang bertempat di Kampung Cilaja Kelurahan Cilaja Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang.

Pada kesempatan, Ardi Permana selaku ketua PUSTABEN menjelaskan, terbentuknya PUSTABEN diharapkan mampu membawa nama baik Kabupaten Pandeglang, melalui usaha Talas Beneng yang secara resmi oleh Bupati Pandeglang telah di daftarkan ke Kementerian pertanian, sebagai varietas lokal unggulan pada tahun 2017, serta memiliki pasar ekspor ke berbagai negara dan menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat petani.

“Selama ini kesejahteraan masyarakat petani masih di bawah rata-rata, dengan tersedianya pasar ekspor talas beneng sejatinya mampu menjadi sumber mata pencaharian pokok guna meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya para petani,” ujarnya.

Di samping itu, tanaman talas beneng merupakan tumbuhan liar yang banyak ditemukan di kaki perbukitan gunung karang, dan sangat mudah untuk di budidayakan, sehingga tidak menyulitkan bagi siapapun yang ingin mengembangkan usaha talas beneng.

Selain itu, nilai jual pada tanaman talas tidak hanya umbi atau bonggol saja, melainkan dari daun hingga bibit tanaman dapat di panen dan di jual setiap bulannya. Ardi yang juga sebagai Direktur CV. Putra Petani Gunung Karang menambahkan, kini hubungan kemitraan pelaku usaha talas beneng banyak tersebar di berbagai daerah seluruh Indonesia, mengingat kebutuhan pasar ekspor mencapai ratusan ton.

Osin Dima Lesmana, selaku tokoh masyarakat Kampung Cilaja juga pengurus Pustaben mengungkapkan, mewakili warga masyarakat petani ia sangat menyambut baik adanya usaha budidaya tanaman talas beneng yang menjadi sumber mata pencaharian warga, karena sebelumnya talas beneng tidak pernah di manfaatkan oleh warga karena tidak ada nilai jualnya, sekarang hampir sebagian besar masyarakat Kampung Cilaja kebunnya di tanami talas beneng.

“Terbentuknya Pustaben yang bergerak di bidang usaha talas beneng, dampaknya sangat luar biasa serta dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat petani, juga mampu menyerap lapangan kerja bagi para pemuda di Kampung Cilaja,” ungkapnya.

Terlebih lagi kata ia, bidang pertanian saat ini juga banyak di minati para pemuda yang turut serta mengembangkan tanaman talas beneng, hal ini menjadi peluang usaha di tengah sulitnya mencari lapangan pekerjaan.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Agus

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here