GUNA mengentaskan angka pengangguran di Indonesia, juga menyambut Indonesia maju, menuju Indonesia emas, untuk itu ProJo DPD Banten bekerjasama dengan ISO Jepang mengadakan sosialisasi Program Penempatan Kerja dan Magang ke Jepang di beberapa SMK Negeri se-Banten.
Kali ini SMKN 1 Kota Serang dan SMKN 3 Kota Serang menjadi penyelenggara kegiatan sosialisasi Program Penempatan Kerja dan Magang ke Jepang.
Menurut Maksudi Zen Muttaqin, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Serang, sebagai SMK Negeri pusat unggulan, pihaknya dituntut menyiapkan anak-anak Lulusan yang memiliki potensial yang unggul, dengan cara berkolaborasi bersama industrial di daerah kita maupun internasional,
“karena Sekolah kita berstandar internasional, maka saya sangat senang datangnya ProJo bersama ISO Jepang dengan membawa program Penempatan Kerja dan Magang ke Jepang, guna membawa peradaban Jepang yang maju kepada lingkungan kita,” katanya dalam sambutan acara sosial di Aula SMKN 1 Kota Serang, Jum’at (01/03/2024).
Hal serupa disampaikan perwakilan ProJo Banten, Oetjoe Nur Gabriel Jauhar, angka pengangguran terbesar masih menjadi sorotan utama di Banten, untuk itu program Penempatan Kerja dan Magang ke Jepang diharapkan mampu mengadaptasi etos kerja serta budaya negara-negara maju khususnya Jepang,
Seperti yang dilakukan Restorasi Meiji Jepang, yang dikenal juga dengan sebutan Revolusi atau Pembaruan budaya, disiplin dan etos kerja Rakyatnya yang membuat negara Jepang saat ini menjadi negara maju.
“Saya harap kawan-kawan bisa juga mengadaptasi budaya Jepang untuk kemudian menyalurkan kepada lingkungan di Indonesia, agar kita dapat meraih Indonesia emas,” ujarnya dalam sambutan.
“Mari kita rubah budaya mengikuti negara maju, terutama bagian kedisiplinan dan etos kerja, mari kita bangun Negeri ini menjadi Indonesia maju, menuju Indonesia emas di tahun 2029.” Tambahnya Oetjoe.
Selain itu, perwakilan dari ISO Jepang, Asep, menceritakan pengalaman nya bekerja di Jepang, mulai dari tahapan pendaftaran hingga penempatan, untuk itu ISO Jepang saat ini hadir menjaminkan pelatihan dan pemberangkatan ke Jepang, sesuai dari rekomendasi dari disnaker kabupaten/kota/provinsi Se-Indonesia.
“Program sukses bekerja, alhamdulillah telah terealisasikan oleh ISO Jepang di daerah lain, dan semoga tahun ini Serang juga bisa ikut berkontribusi, guna mendapatkan penghasilan yang kemudian meningkatkan taraf hidup teman-teman,” paparnya.
Lanjut, Asep berharap siswa SMKN kelas 12 yang nanti setelah lulus, ikut kerja di Jepang, bisa lebih mandiri dengan menggunakan tabungannya selama bekerja di Jepang.
“Selain mengadaptasi budaya Jepang, setelah nanti pulang, saya harap temen-temen juga bisa mengembangkan potensi bisnis dengan modal dari hasil tabung sendiri.” Jelasnya saat memberikan motivasi kepada siswa-siswi.
Terpisah, Kepala SMKN 3 Kota Serang, Ade Susianti, memberikan kebebasan kepada para siswa-siswi kelas 12 untuk menentukan pilihan kehidupan yang lebih baik, karena pihak sekolah hanya memfasilitasi bekal kinerja sesuai dengan jurusan masing-masing.
“Saya harap anak-anak dapat memanfaatkan peluang yang sangat bagus dan legal ini, untuk masa depan lebih baik.” Katanya saat sambutan di Aula SMKN 3 Kota Serang.
Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Fery























