Satpol PP Pandeglang Tertibkan Spanduk Liar

0
60

SATPOL PP Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menertibkan spanduk liar di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Rabu (04/12/2019). Penertiban dilakukan karena spanduk membuat jalur Pandeglang menjadi kumuh.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Pandeglang, Juhanas Waluyo mengatakan, berdasarkan data bahwa spanduk yang berhasil disita kebanyakan milik perusahaan swasta.

“Spanduk yang kita amankan itu ada iklan rokok 2 buah, iklan promosi Indomaret 2 buah, dan yang paling banyak iklan perumahan sebanyak 15 buah,” ujar Juhanas.

Menurutnya, spanduk tersebut liar karena tidak memiliki izin dari pemerintah daerah. Sebelum melakukan penertiban, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait. Dari laporan yang diterima, spanduk yang ditertibkan tidak mengantongi izin dari Pemkab Pandeglang.

“Berdasarkan laporan bahwa spanduk itu gak berizin. Makanya, kita tertibkan. Sekarang spanduknya kita amankan di Mako. Setelah kita koordinasi dengan dinas terkait spanduk-spanduk yang ada tidak mengantongi izin, ya kami tertibkan,” jelasnya.

Dikatakannya, penertiban sepanduk akan dilakukan secara rutin. Tujuan tersebut agar mengembalikan keindahan kota yang telah dirusak oleh spanduk liar. Sebab, pihaknya menginginkan wilayah Pandeglang bersih dari spanduk.

“Penertiban spanduk ini agar wilayah perkotaan Pandeglang tampak tertib, rapih dan nyaman,” harapnya.

Juhanas mengimbau, masyarakat maupun pengusaha yang memasang spanduk bisa mengurus izin terlebih dahulu. Hal itu sebagai upaya agar spanduk yang dipasang sesuai aturan. Apalagi, kata dia, Pemkab Pandeglang sudah menyediakan tempat sebagai media informasi atau promosi iklan.

“Kami ingatkan jangan lagi pasang spanduk sembarangan, dan harus berizin,” pesannya.

Plt Kepala Satpol PP Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta menyebutkan, penertiban spanduk tersebut merupakan kegiatan rutin sebagai bentuk menciptakan wajah kota yang nyaman dan asri.

“Kami ingin tidak ada spanduk yang membuat wilayah kota menjadi kumuh,” singkat Kepala BKD Pandeglang ini.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here