Usai Dibuka Bupati, Kepala OPD Kabur Dalam Acara Musrenbang TA 2027

0
177

Miris, pada acara kursial Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran (TA) 2027, di Aula Pendopo Negara Bupati Pandeglang, Senin (30/3/2026), banyak Kepala Dinas (Kadis) atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabur dari acara setelah di buka Bupati Pandeglang.

Pantauan sekitar pukul 10.20 WIB, para Kadis minggat pasca Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Asep Rahmat, membuka dan meninggalkan acara Musrenbang RKPD TA 2027. Para Kadis malah langsung meninggalkan acara, ada juga yang terlebih dahulu merokok hingga habis roko langsung pada bubar dari area cara.

Adapun para Kadis yang terpantau minggat, yakni menjabat di OPD Dinas Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK), Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigran (Disnaker), Dinas Pendapatan (Dispenda), Dirut RSUD Berkah Pandeglang, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Perkim, Inspektur Inspektorat, Dinas Perhubungan (Dishub).

Yang bertahan hanya, Kadisparbud, Kepala DLH, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD), Dinkes, Diskomsantik, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku penanggungjawab acara.

Selain itu, tak sedikit Camat dan Sekretaris Dinas (Sekdis) ikut-ikutan minggat dari acara tersebut.

Usai menghadiri acara Musrenbang TA 2027, Ketua DPRD Pandeglang, Tb. Agus Hotibul Umam mengaku, menyayangkan terhadap beberapa Kepala Dinas yang tidak mengikuti acara tersebut sampai selesai.

Bahkan, politisi Golkar itu juga mengaku, harus ada sanksi bagi Kepala OPD yang bersikap seperti itu (meninggalkan acara Musrenbang-red).

“Harusnya hadir di acara dari awal sampai akhir. Harus ada sanksi itu ke depannya,” ungkap Ketua DPRD Pandeglang.

Bahkan kata Agus, ke depan para Kepala Dinas tersebut harus dievaluasi. Jadi, gak bisa mereka gak disiplin seperti itu.

“Ya ke depan mah harus disiplin ya, harus ada evaluasi,” tegasnya.

Diketahui bahwa, penutupan sekitar pukul 12.32 oleh Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Iing Andri Supriadi, kursi semakin banyak yang kosong, dan bahkan mendominasi diisi oleh jajaran atau pegawai Bappenda.