Detik-detik Mobil Yang Diduga Dikemudikan Kepala DPMPTSP Seruduk Siswa SD di Pandeglang

0
36

Seorang guru SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memberikan penjelasan terkait tujuh siswanya yang menjadi korban kecelakaan tunggal di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kamis (30/4/2026).

Akibat peristiwa tragis itu, sebanyak sembilan orang menjadi korban. Tujuh orang siswa, satu orang seles dan satu orang pedagang.

Sementara satu orang siswa kelas 4 SD berjenis kelamin laki-laki meninggal dunia ditempat.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 09.30 WIB, tepat berada di depan sekolah SDN Sukaratu 5.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil yang menabrak para korban tersebut diduga dikemudikan oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang.

Rika Novianti mengungkapkan, bahwa pada saat kejadian para siswa tengah berburu jajan di waktu jam istirahat di halaman sekolah.

Namun secara tiba-tiba mobil yang dikendarai oleh Kepala DPMPTSP tersebut langsung menghantam para siswa yang tengah jajan.

“Posisi lagi beli jajan, nah mobil itu datang menggeruduk siswa, seles dan pedagang yang ada di depan,” ujarnya.

“Ada yang ke bawa, ada yang masuk kolong, ada juga yang masuk solokan,” tambahnya.

“Pas kita denger benturan mobil kenceng guru-guru langsung berlarian ke depan, bahkan ada guru yang gotong siswa,” sambungnya.

Ia mengatakan, mobil yang menabrak para siswa termasuk dua orang lainya bermerk Kijang Innova diduga dikendarai Kepala DPMPTSP Pandeglang.

Usai kejadian, para korban langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang.

“Semuanya di bawa ke RSUD Berkah Pandeglang. Tadi juga Bupati sudah jenguk ke sini,” katanya.

Ia mengaku, bahwa para guru sering menegur para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan halaman sekolah.

“Sering kita tegur, bukan hanya satu dua kali. Tapi mereka tetap jualan di situ,” ujarnya.

“Kalau pelaku katanya lagi dibawa sama Polres,” tambahnya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi kronologi kejadian dari Polres Pandeglang maupun Polsek kota Pandeglang.