Bawaslu Gandeng Polres Pandeglang Gelar Pembinaan Badan Adhoc

0
93

BADAN Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bekerjasama dengan Satuan Intelejen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Pandeglang, Polda Banten, menggelar kegiatan sosialisasi pedoman teknis pelaksanaan, pembinaan, dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas pengawas ad hoc.

Kegiatan pembinaan pengawas ad hoc se-Kabupaten Pandeglang tersebut, diikuti oleh seluruh Panwaslu Kelurahan dan Desa se-Kabupaten Pandeglang dan dilaksanakan disalah satu hotel di Kabupaten Pandeglang.

Pada kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Pandeglang Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaurbinopsnal) Sat Intelkam Polres Pandeglang, IPDA Gelar Haruma Negara, untuk memberikan materi tentang Mitigasi Potensi Kerawanan Pemilu 2024.

Dalam materinya, Ipda Gelar menyampaikan bahwa terdapat beberapa potensi kerawanan yang dapat terjadi pada setiap tahapan Pemilu 2024.

“Pada tahapan masa kampanye, potensi kerawanan yang dapat terjadi antara lain black campaign, politik identitas, money politik, kampanye bukan pada tempatnya, kampanye bukan jadwalnya, dan bentrok antar pendukung,” katanya, Minggu (19/11/2023).

Dirinya menerangkan, bahwa untuk mengantisipasi potensi kerawanan tersebut, IPDA Gelar menyampaikan beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh Panwaslu.

“Tingkatkan kepekaan Panwas di lapangan,Pertajam naluri/insting terkait potensi konflik, Perbanyak informasi dan jaringan, Profesionalitas, Jaga netralitas Potensi sekecil apapun, segera komunikasikan Pasang mata, telinga, dan naluri Koordinasi dengan stakeholder dan TNI Polri,” ungkap IPDA Gelar.

IPDA Gelar menambahkan, jika pada tahapan masa tenang, potensi kerawanan yang dapat terjadi antara lain politik uang, kampanye terselubung, kegiatan berkedok baksos, dan timses memanfaatkan momen.

“Untuk mengantisipasi potensi kerawanan tersebut perketat gerakan dan aktif melaksanakan patroli dan sambang, membuat kantor jadwal rutin masif dan terukur serta lakukan koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum. Selain itu, bersikap tegas terukur sesuai aturan, laksanakan pengawasan nonstop, memberikan informasi sekecil apapun agar ditindak lanjuti,” tegasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Fabri Setiadi menyebut, jika kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan Panwaslu dalam menghadapi potensi kerawanan Pemilu 2024.

“Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini Panwaslu dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi potensi kerawanan Pemilu 2024,” singkatnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep