RATUSAN massa dari Koalisi Peduli Banten meminta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten, Nanang Fatcurochman mundur dari jabatannya.

Tuntutan itu disampaikan massa dari Koalisi Peduli Banten saat menggelar aksi unjuk rasa di pintu gerbang Kantor Kanwil Kemenag Provinsi Banten pada Senin, 19 September 2022 sekira pukul 10.00 WIB.

Massa menilai selama menjabat Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Nanang dianggap tidak mampu bekerja. Menurut massa aksi, banyak bukti ketidakmampuan Nanang dalam mengelola Kanwil Kemenag Provinsi Banten.

“Salah satunya adalah banyaknya jabatan kosong di lingkungan Kemenang Provinsi Banten. Akibatnya, pelayanan publik menjadi terhambat dan terganggu,” tegas Amrul, salah seorang orator dalam orasinya.

Kekosongan jabatan itu, menurut dia, mengindikasikan adanya itikad tidak baik dari Kepala Kanwil Kemenang Provinsi Banten. Selain itu, dengan digantungnya beberapa jabatan mengindikasikan adanya dugaan praktek jual beli jabatan.

“Apa susahnya seorang Kepala Kemenag mengusulkan dan melantik pejabat yang sudah sesuai dengan kapasitas dan pangkat dan golongannya,” ujarnya.

Dia juga menduga, tidak mampunya Nanang dalam bekerja dan menentukan kebijakan, akibat adanya intervensi dari pihak luar.

“Sempat menyeruak ke permukaan bahwa di lingkungan Kanwil Kemenang Provinsi Banten ada dugaan praktek jual beli jabatan. Ini ranah penegak hukum. Silahkan aparat penegak hukum menanganinya,” paparnya.

Sementara pengunjuk rasa lainnya meminta Nanang segera mengundurkan diri jika memang merasa tidak mampu bekerja. Dia juga mendesak Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mengevaluasi kinerja Nanang dan menggantinya dengan pejabat yang lebih capak dan mampu.***

Redaktur: Rizal Fauzi

Reporter: Fery Alfondro 

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here