KEPALA Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang Nasir menyatakan kasus rabies di Kabupaten Pandeglang di tahun 2024 nihil kasus. Pernyataan itu disampaikan Kepala DPKP Kabupaten Pandeglang dalam acara peringatan hari rabies Sedunia di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kabupaten Pandeglang.
Kepala DPKP Kabupaten Pandeglang Nasir mengatakan, kasus rabies di Pandeglang nihil kasus.
“Terakhir kasus rabies terjadi tahun 2010. Ada seorang warga digigit dan kena virus rabies,” katanya Rabu, (9/10/2024).
Kemudian warga yang kena rabies diobati dan sebagai upaya pencegahan ditindaklanjuti vaksinasi rabies. Pada saat ini sasaran vaksinasi rabies pada hewan anjing.
“Oleh karena itu penting bagi masyarakat agar mewaspadai rabies. Dengan rajin melakukan vaksinasi rabies minimal satu tahun sekali, sehingga tidak ada kejadian kasus seperti pada tahun 2010 lalu,” katanya.
Dokter Hewan pada Dinas Pertanian Provinsi Banten, Rina mengatakan, kasus rabies pada hewan di Kabupaten Pandeglang terakhir di tahun 2010.
“Artinya sampai tahun ini, sudah 14 tahun tidak ada kasus rabies pada hewan. Dan Alhamdulillah pada peringatan puncak hari Rabies Sedunia, kemarin di Sukabumi Kementerian Pertanian memberikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Banten atas upaya pengendalian rabies dimana sudah tidak ada kasus rabies selama 14 tahun terakhir,” katanya.
Sebagai upaya pencegahan sekarang ini, Pemprov Banten melaksanakan program pembebasan rabies. Provinsi Banten dari tahun 2021 sudah melakukan surveilans dan monitoring ini mendeteksi keberadaan virus rabies.
“Kemudian sepanjang 2021-2024 sudah dilakukan pengambilan sampel rabies di wilayah Serang Raya, Kota Cilegon dan Tangerang Raya,” katanya.
Sedangkan, untuk tahun depan akan dilakukan surveilans di delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
“Target pulau Jawa oleh Kementerian Pertanian bebas rabies tahun 2029 . Kita berharap sebelum tahun 2029, Provinsi Banten sudah mendapat bebas rabies,” katanya.
Redaktur : Fauzi























