Masyarakat Pandeglang Diajak Amalkan Empat Pilar Kebangsaan

0
588
SUASANA seminar Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang dilaksanakan Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) Kabupaten Pandeglang, di Aula Gedung PKPRI Amanah, Kecamatan Cikedal, Pandeglang, Jumat (06/10/2017). (Foto : Samsul/ tuntasmedia.com)

MASYARAKAT Kabupaten Pandeglang, Banten, harus mampu memahami dan mengimplementasikan nilai empat pilar kebangsaan.
Hal itu untuk memperkokoh NKRI, karena belakangan ini banyak isu yang dinilai berpotensi merusak keutuhan NKRI.

“Kita berharap masyarakat mampu memahami dan mengimplementasikan empat pilar itu. Supaya warga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu miring,” ungkap Ketua Panitia Seminar Empat Pilar Kebangsaan MPR RI, Sujana yang dilaksanakan Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) Kabupaten Pandeglang, di Aula Gedung PKPRI Amanah, Kecamatan Cikedal, Pandeglang, Jumat (06/10/2017).

Ia menjelaskan, empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Eka perlu dipegang teguh seiring kuatnya ancaman yang berpotensi memecah belah kesatuan dari kelompok-kelompok radikal.

Untuk itu harus selalu diingat empat pilar kebangsaan saling berkaitan, sehingga perlu dipahami dan diamalkan secara utuh.

“Selain warga negara, khususnya para pemimpin masa depan, yaitu para pelajar juga tidak kalah pentingnya untuk memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbaunya.

Menurutnya, Pancasila adalah dasar negara yang paten untuk dijaga seutuhnya sebagai kekuatan NKRI. Dirinya juga mengingatkan, hafal Pancasila saja tak cukup, tapi harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pancasila yang terdiri dari lima sila mempunyai arti dan pemaknaan yang menyentuh sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.

“Empat pilar merupakan pondasi bangsa. Dengan diadakannnya sosialisasi ini, para peserta diharapkan bisa menyerap materi tentang pilar-pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” tuturnya

Di tempat yang sama, Kasi Keaksaraan dan Kesetaraan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang, Rii Djuweni mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Forum TBM juga dihadiri unsur masyarakat umum.
Dirinya berharap, melalui kegiatan itu para peserta mampu memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan.

“Semua juga sudah tahu empat pilar itu. Namun pengamalannya masih lemah, makanya melalui kegiatan ini diharapkan peserta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Samsul Fathoni