Pemkab Pandeglang Klaim Pengadaan Mobil Dinas Sesuai Mekanisme

0
198
Foto : Ari/ tuntasmedia.com

PENGADAAN tiga mobil dinas Toyota Fortuner untuk Muspida Pandeglang, Banten, sudah seseuai mekanisme. Bahkan tidak hanya tiga unit, Pemkab Pandeglang juga menambah satu unit Fortuner lagi, atau menjadi empat unit.

Kabag Humas dan Protokol Setda Pandeglang, Mustandri menjelaskan, jika pengadaan empat mobil dinas Toyota Fortuner untuk Muspida sudah sesuai aturan. Selain itu juga pengadaan mobil dinas untuk bupati dan wakil bupati yang akan dilakukan dalam waktu dekat sudah melalui mekanisme.

“Pengadaan (mobil dinas, red) ini tidak ujug-ujug dan sudah melalui proses yang panjang, DPRD tentunya menyetujui penganggaran mobil dinas ini. Intinya tidak ada mekanisme yang salah dan semua sudah sesuai aturan,” ujar Mustandri di Pandeglang, Rabu (30/08/2017) sore.

Dia menjelaskan, selama ini Bupati Irna menggunakan mobil pribadi untuk menunjang tugas kedinasannya. Apalagi dalam aturan dijelaskan, jika kepala daerah memiliki hak untuk mendapatkan fasilitas mobil dinas.

“Daerah lain juga bupati dan wakil bupatinya mendapatkan mobil dinas,” tutupnya.

Sementara, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pandeglang, Hadi Mawardi menyebut, pengadaan mobil dinas untuk kepala daerah dan Muspida sudah dianggarkan dalam APBD 2017.

“Saya kira, wajar-wajar saja pengadaan kendaraan dinas itu, karena sudah dianggarkan di APBD 2017. Apalagi Muspida belum punya kendaraan layak, jadi tidak masalah untuk diberikan (pinjam pakai, red) sarana kendaraan dinas,” ujar Hadi melalui sambungan telepon.

Meski demikian, dirinya mengingatkan, agar mobil dinas itu harus digunakan untuk kegiatan kedinasan. Karena mobil dinas diperuntukan untuk penunjang bagi pejabat dalam meningkatkan kinerjanya.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengklaim, jika penganggaran mobil dinas untuk Muspida dilakukan sebelum dirinya memimpin. Kata dia, perlu ada apresiasi kepada instansi vertikal, seperti Kodim 0601 yang sudah mengawal pertahanan dan keamanan.

“Tapi ingat itu (mobil dinas, red) aset daerah yang dipinjampakaikan saja. Instansi vertikal yang mengayomi masyarakat, menjaga keamanan, menciptakan kondisifitas dan meredam konflik sosial, lalu kemana kakinya (kendaraannya, red)? Kalau tidak dibantu oleh kita, sinergi dong, kami bantu,” ujar Irna usai pelantikan eselon II, II dan IV di Pendopo Pandeglang.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Dendi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here