BANYAK cara yang dilakukan untuk merayakan Hari Relawan Internasional yang jatuh pada setiap 5 Desember. Seperti acara keren yang dilakukan puluhan Relawan yang tergabung dalam Pokja Relawan Pandeglang di Kampung Janaka, Desa Jayamekar, Kecamatan Jiput Kabupaten Pandeglang Jumat – Minggu (7-9/12/2018) lalu.

“Nama acara Ekspedisi Relawan Pandeglang (ERP). Acaranya berupa bhakti sosial dan jambore anak,” ujar Ketua Pelaksana, Dede Anda.

Dijelaskan Dede, Jambore Anak diikuti oleh 100  anak  dari tiga sekolah dasar yang berada di wilayah Desa Jayamekar.

“Kegiatan diisi dengan edukasi lingkungan, game edukasi, bernyanyi dan bermain bersama. Edukasi lingkungan disampaikan langsung oleh Trashbag Community (TC), yaitu komunitas yang memang konsen di permasalahan lingkungan di Pandeglang. Panitia juga menyediakan puluhan doorprize yang menambah semarak dan antusias anak-anak dalam mengikuti kegiatan Jambore ini,” jelasnya.

Senada diungkapkan Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus Ketua Pokja Relawan Pandeglang, Aank Ahmad. Ia menambahkan, selain Jambore Anak dan Baksos, malam harinya diadakan malam keakraban untuk para relawan.

“Tujuannya untuk memberikan motivasi para relawan agar bisa lebih baik lagi kedepannya, lebih bermanfaat lagi untuk masyarakat dan tentunya agar semakin kompak dan bersinergi dalam melakukan kebaikan,” tandasnya.

Pada puncak acara, sambung Aank, Pokja membagikan santunan kepada 100  lansia dhuafa, santunan yatim, pengobatan gratis, pemeriksaan mata dan  katarak. Pengobatan gratis dilakukan oleh tim medis dari Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Cab ang Pandelang.

“Antusias warga sangat tinggi sehingga warga rela mengantri dari pagi. Menurut informasi, hal ini dikarenakan banyak warga yang terkena penyakit gatal dan kegiatan pengobatan gratis seperti ini sangat jarang sekali ada,” sambung Aank.

Sementara, sambungnya, pemeriksaan kesehatan mata dan screening katarak dilakukan oleh tim medis dari Rumah Sakit Achmad Wardi (RSAW). Pemeriksaan dimulai dengan pemberian penjelasan atau sosialisasi terlebih dahulu mengenai apa itu katarak, penyebab dan bagaimana agar tidak terkena katarak. Sebagian besar warga yang ikut melakukan pemeriksaan adalah lansia.

Dari 47 warga yang melakukan pemeriksaan, sebanyak 18 orang dinyatakan positif katarak dan mendapat rujukan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan dan tindakan medis lainnya langsung di RSAW.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para donatur, media partner dan aparatur pemerintahan desa setempat yg ikut serta menyukseskan kegiatan Ekspedisi Relawan Pandeglang. Semoga Allah SWT membalas kebaikan-kebaikan yg telah kita semua lakukan,” pungkas Aank.(MG14)

Facebook Comments