GENANGAN banjir di Kabupaten Pandeglang, makin meluas. Kini tercatat sebanyak 17 Kecamatan dan 44 Desa di Kabupaten Pandeglang terdampak banjir.
Pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang hingga Selasa (3/12/2024) malam, sebanyak 4.432 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat banjir dan berdampak terhadap 15.405 jiwa.
“Data itu dinamis, bisa berubah kapan saja. Karena, ada daerah yang dilaporkan sudah mulai surut,” kata Kepala Pelaksana BPBD-PK Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, Rabu (4/12/2024).
Riza menyebut, jika ada lima kecamatan yang saat ini mulai surut, yakni Kecamatan Labuan, Pulosari, Cibaliung, Cisata, dan Kecamatan Cigeulis. Namun bukan tidak mungkin Kecamatan tersebut kembali tergenang banjir, mengingat hujan saat ini masih mengguyur meski dengan intensitas ringan.
“Ketinggian air saat ini bervariatif, antara 50-100 sentimeter,” terangnya
Meski banjir meluas, namun dirinya mengatakan belum ada gelombang pengungsi dari warga. Sebagian besar warga yang terdampak banjir, masih bertahan di rumahnya masing-masing.
“Di Kecamatan Labuan sempat mengungsi kemarin, tetapi tidak lama. Ketika surut, mereka sudah kembali kerumahnya masing-masing. Saat ini, dilaporkan hanya warga di Kecamatan Pagelaran yang mengungsi,” tutur Riza.
Riza mengingatkan warga untuk tetap waspada, dikarenakan intensitas hujan tinggi diprediksi masih akan terjadi dalam pekan ini. Selain itu, ia mengimbau kepada seluruh warga, agar segera mengungsi jika ketinggian air dianggap berbahaya.
“Sekarang kita sedang masuk musim peralihan yang cenderung terjadi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, banjir, atau tanah longsor. Warga diminta tidak panik, tapi tetap waspada,” ucapnya.
Adapun Kecamatan yang dilaporkan masih terendam banjir, kata Riza, meliputi Kecamatan Pagelaran, Cikeusik, Panimbang, Munjul, Patia, Saketi, Sobang, Menes, Angsana, Sukaresmi, Sindangresmi, dan Kecamatan Picung. BPBD telah menerjunkan personel dan sejumlah bantuan ke lokasi terdampak.
“Kami sudah menyalurkan bantuan logistik sembako, tenda, perahu karet, bahkan mendirikan dapur umum,” tutupnya.
Redaktur : Fauzi
Reporter : Asep























