Warga Tegalpapak Diminta Bayar Jasa Fogging

1
318
ENJAR (57), menunjukkan kwitansi bukti pembayaran fogging.(Dendi/ tuntasmedia.com)

WARGA di Kampung Tegalpapak, Desa Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, merasa keberatan terhadap Tim Kesehatan Lingkungan (TKL) yang melakukan fogging pencegahan penyakit demam berdarah dengeu (DBD).

Enjar (57), pemilik usaha pemotongan kayu di Desa Tegalpapak mengatakan, tempat usahanya didatangi TKL yang hendak melakukan fogging
Ia mengaku, diminta uang Rp 30.000 per liter oleh petugas TKL dengan alasan untuk membayar Spray Service Insert Control.

“Ya, didatangi dua orang yang bilang mau menyemprot (fogging, red) agar terhindar dari demam berdarah. Bayar satu liter 30 ribu rupiah, sedangkan cairan yang digunakan mencapai 10 liter. Saya bayar 300 ribu rupiah, padahal panglong (tempat pemotongan kayu, red) kecil,” ujar Anjar di lokasi usahanya, Jumat (06/10/2017).

Awalnya ia menolak, namun petugas yang mengaku dari kesehatan lingkungan memaksa harus dilakukan penyemprotan.

“Saya sudah menolak tidak ingin di semprot tempat usaha saya, tapi mereka memaksa. Bilangnya harus disemprot, ya mau gimana lagi, akhirnya saya nurut saja. Ini kwitansinya juga ada, berikut stempel,” tukasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Dendi

Facebook Comments