Edukasi Ramah Lingkungan: Mahasiswa KKN Kelompok 2 UPN “Veteran” Jawa Timur Terapkan Daur Ulang Air Wudhu di Masjid Istiqomah pada Lingkungan Institusi

0
165

SURABAYA – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan menghemat penggunaan air bersih, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Berdampak (KKN-B) Kelompok 2 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur melaksanakan program edukasi ramah lingkungan dengan menerapkan sistem daur ulang air wudhu di lingkungan kampus.

Ketersediaan air bersih menjadi isu penting di berbagai daerah, termasuk lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ibadah umat Muslim seperti wudhu yang dilakukan berulang kali dalam sehari membuat konsumsi air cukup signifikan. Namun, selama ini air bekas wudhu yang merupakan limbah hanya dibuang tanpa pengolahan lebih lanjut, padahal air tersebut masih dapat dimanfaatkan kembali.

“Program daur ulang air wudhu ini mendukung misi universitas menjadi institusi pendidikan yang ramah lingkungan berkelanjutan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar,” ujar Mochammad Rizky, salah satu mahasiswa di sekitar area masjid Istiqomah.

Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa KKN Berdampak Kelompok 2 UPN “Veteran” Jawa Timur berinisiatif melakukan program daur ulang air wudhu dengan tujuan utama mengurangi pemborosan air serta meningkatkan kesadaran ramah lingkungan di lingkungan kampus.

Program ini melibatkan pemasangan sistem sederhana yang terdiri dari unit penyaringan yang berfungsi untuk menyaring dan mengolah air limbah wudhu menjadi air yang dapat digunakan kembali untuk keperluan non-konsumtif, seperti menyiram tanaman dan membersihkan fasilitas umum.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Berdampak Kelompok 2 UPN “Veteran” Jawa Timur tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penguatan budaya ramah lingkungan di lingkungan pendidikan. Langkah sederhana ini bisa menjadi contoh bagi institusi lain maupun masyarakat luas untuk mulai mengelola sumber daya air secara lebih bijak.

Selain itu, program daur ulang air wudhu juga memuat kegiatan edukasi kepada jamaah masjid dan warga kampus mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup dengan cara-cara praktis yang dapat dilakukan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan pelatihan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya alam, khususnya air, akan semakin meningkat.

Inovasi program daur ulang air wudhu berharap dapat direplikasi di berbagai masjid dan institusi lainnya sehingga gerakan ramah lingkungan menjadi gaya hidup yang menyatu dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. Ini merupakan langkah konkret kontribusi sivitas akademika dalam menyambut era keberlanjutan dan perlindungan lingkungan yang lebih baik.

Penulis : Dr. Aryo Bayu Wibisono., S.T., M.Med.kom., Dea Ananda Risqiani, Kenny Tivan Anthony, Vicky Nursuko Tri Widodo, Jericho Waliudin Raffif, Delino Ahmad F.