ASPIKOM Jawa Timur Tegaskan Kepemimpinan Strategis Pendidikan Ilmu Komunikasi, Kukuhkan Pengurus 2025–2029 di UMM

0
37

ASPIKOM Jawa Timur menegaskan kepemimpinan strategisnya dalam penguatan pendidikan tinggi ilmu komunikasi melalui rangkaian pelantikan pengurus periode 2025–2029 dan seminar nasional yang digelar di Aula GKB 5 Universitas Muhammadiyah Malang pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri sekitar 80 dosen dan perwakilan dari 32 perguruan tinggi se-Jawa Timur, mencerminkan konsolidasi organisasi profesi yang semakin solid dan terarah.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si. selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran organisasi profesi dalam menjaga mutu lulusan komunikasi agar adaptif terhadap transformasi digital dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua ASPIKOM Pusat Prof. Anang Sujoko, S.Sos., M.Si., D.COMM. Ketua ASPIKOM Jawa Timur periode 2025–2029, Awang Dharmawan, S.Ikom., M.A., dosen Universitas Negeri Surabaya, memimpin pembacaan ikrar kepengurusan yang diikuti seluruh pengurus dan peserta sebagai simbol komitmen kolektif menjalankan amanah organisasi secara profesional dan berdampak.

Struktur kepengurusan periode ini dirancang lebih komprehensif melalui pembentukan Badan Pengurus Harian, Dewan Pakar dalam lima bidang strategis, serta enam departemen utama yang mencakup kurikulum dan laboratorium, akreditasi dan penjaminan mutu, penelitian dan publikasi ilmiah, kehumasan, kerjasama strategis, serta organisasi dan keanggotaan. Struktur ini diarahkan untuk menjawab tantangan kebijakan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi serta kebutuhan penguatan mutu prodi komunikasi di Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan juga diisi seminar nasional bertema Memperkuat Peran Strategis Ilmu Komunikasi dalam Peta Jalan Diktisaintek yang Berdampak untuk Pembangunan Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. Emil Elestianto Dardak berhalangan hadir dan diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP. Dalam paparannya, Sherlita menyampaikan bahwa ilmu komunikasi memiliki peran krusial dalam mendukung literasi digital, pengelolaan informasi publik, serta penyebarluasan kebijakan pendidikan tinggi yang inklusif dan akurat.

Diskusi berlangsung interaktif dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi yang membahas integrasi kecerdasan artifisial dalam kurikulum komunikasi, etika media digital, serta kontribusi riset komunikasi terhadap pembangunan daerah. Seminar ini memperkuat posisi ASPIKOM Jawa Timur sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan pendidikan tinggi berbasis kebutuhan lokal.

Sebagai langkah konkret penguatan akademik, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara ASPIKOM Jawa Timur dan Intrans Publishing untuk mendukung penerbitan buku dan publikasi ilmiah dosen anggota. Usai pelantikan dan seminar, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi wilayah dan sidang pleno yang membahas penyusunan program kerja lima tahunan serta pemaparan rencana strategis tiap departemen.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi forum seremonial, tetapi juga ruang silaturahmi dan peningkatan insight antar dosen komunikasi se-Jawa Timur. Konsolidasi yang terbangun diharapkan memperkuat kolaborasi lintas kampus dalam peningkatan akreditasi, riset bersama, pengabdian masyarakat, serta pengembangan laboratorium komunikasi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, ASPIKOM Jawa Timur menegaskan komitmennya membangun ekosistem pendidikan ilmu komunikasi yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi pembangunan Jawa Timur. (RF)