CILEGON, TUNTASMEDIA.COM – Pada hari kelima pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Banten Tahun 20226, Senin (15/6/2026), torehan medali emas kontingen Kota Serang terus bertambah.

Pantauan di lapangan sampai pukul 19.30 WIB, ada tujuh tambahan medali emas. Empat medali emas dari cabang olahraga (cabor) karate, dua medali emas dari cabor taekwondo dan satu medali emas dari cabor gulat.

Medali emas dari cabor karate didapat Izdihar Afaf Aurumi Widagdo (kata perorangan putri). Lalu Amelia Gusman, Sausan Zhafirah dan Naura Angelina (kata beregu putri). Berikutnya Deva Gautama (kelas kumite -76 kg putra) dan Fenita (+ 59 kg putri).

Keping medali emas dari cabor taekwondo direbut Muhammad Adfasha Yusuf kyourugi under 48 kg dan Nada Aulia Cantika Syahputri kyourugi under 44 kg putri.

Sedangkan medali emas cabor gulat disegel Septira Khairunisa dikelas 37 kg gaya bebas putri.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi mengaku bersyukur. “Alhamdulillah, medali emas untuk Kota Serang terus bertambah. Sekarang total sudah mengantongi tiga belas medali emas,” papar Zeka kepada awak media, Senin (15/6/2026).

Selain medali emas, Kota Serang diakui Zeka memperoleh tambahan empat medali perak disumbang taekwondo dua keping, panahan satu keping dan karate satu keping. Perunggu direngkuh taekwondo dua keping, karate dua keping dan renang satu keping.

Ia pun memberikan pesan kepada seluruh atlet Kota Serang yang masih bertanding untuk tetap fokus dan meraih prestasi maksimal di Popda XII Banten Tahun 2026.

“Ayo, terus berjuang patriot olahraga Kota Serang. Saya percaya, medali emas Kota Serang akan terus berdatangan, apalagi para cabor unggulan masih banyak yang berlaga seperti karate, taekwondo, wushu, pencak silat dan gulat,” ucapnya.

Sementara Koordinator cabor taekwondo, Ramadhansyah meminta doanya kepada masyarakat Kota Serang agar torehan medali emas taekwondo terus bertambah.

“Kami ditarget tujuh medali emas. Semoga bisa mewujudkannya demi Kota Serang berprestasi,” jelasnya.(*)

Redaktur: Rizal Fauzi 

Reporter: Cimut