SERANG, TUNTASMEDIA.COM – Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), Kelompok 8 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyusuri wilayah Desa Pasuluhan.

Langkah awal ini dilakukan untuk menyusun Term of Reference (TOR) program kerja yang berbasis kebutuhan masyarakat, guna memastikan program yang dirancang memiliki dampak nyata dan berkelanjutan.

Kegiatan penyusuran desa ini dilaksanakan sebelum masa pengabdian selama 40 hari resmi dimulai. Dalam observasi langsung tersebut, mahasiswa mendatangi berbagai titik di Desa Pasuluhan, berinteraksi dengan warga, serta mengidentifikasi potensi dan permasalahan lingkungan setempat.

Ketua Kelompok 8, Amanda, menjelaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk menggali data faktual sebagai dasar penyusunan program kerja.

“Kami ingin memastikan bahwa program yang kami rancang tidak bersifat asumtif, tetapi benar-benar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat Desa Pasuluhan,” ujarnya.

Dalam prosesnya, mahasiswa juga berkoordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat guna memperoleh informasi yang komprehensif.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Minhatul Ma’arif, menegaskan pentingnya tahapan ini sebagai fondasi utama keberhasilan KKM. Menurutnya, penyusunan TOR berbasis hasil lapangan merupakan langkah strategis agar program tidak hanya terencana dengan baik, tetapi memiliki arah yang jelas dan terukur.

“Mahasiswa harus mampu membaca kebutuhan desa secara kritis dan menghadirkan solusi yang relevan,” jelas Minhatul.

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Pasuluhan, Supriyati. Ia menilai langkah awal yang dilakukan mahasiswa ini sudah sangat tepat. “Penyusuran desa ini sangat penting agar program yang dilaksanakan nantinya tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Kelompok 8 UNIBA menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan program pengabdian yang tidak sekadar seremonial, melainkan mampu memberikan kontribusi nyata. TOR yang disusun diharapkan dapat menjadi panduan strategis dalam pelaksanaan KKM yang efektif, partisipatif, dan berdampak bagi masyarakat Desa Pasuluhan.(**)