Dampak Virus Corona, Disnakertrans Pandeglang Tunda Pemberangkatan TKI ke Malaysia

0
108

DINAS Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang menunda pemberangkatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Malaysia. Hal tersebut dikarenakan negara Malaysia yang menjadi tujuan TKI bekerja mengeluarkan surat edaran penutupan sementara semua autogate/e-gate di semua pintu masuk menyusul merebaknya penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kasi Penempatan Kerja Disnakertrans Pandeglang, Heni Iryaningsih mengatakan, surat edaran penundaan pemberangkatan TKI Indonesia ke Malaysia dibuat pada 4 Maret 2020 oleh Ketua Pengarah Imigrasi Malaysia dan pihaknya baru mengetahui surat edaran tersebut dari Polres Pandeglang beberapa waktu lalu.

“Pemberangkatan TKI Indonesia ke Malaysia kita tunda dulu untuk rekomendasinya, tapi untuk wawancara masih kita lakukan,” kata Heni, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (09/03/2020).

Heni menuturkan, beberapa masyarakat Kabupaten Pandeglang yang ingin menjadi TKI Malaysia sudah datang dan mendaftar ke Disnakertrans, namun pihaknya menunda pendaftaran tersebut saat adanya surat edaran penutupan sementara TKI Indonesia ke Malaysia.

“Alhamdulillah mereka mengerti bahwa ada kebijakan dari Malaysia. Tapi ada yang mendaftar untuk jadi TKI datang ke Disnaker kita Wawancara, tapi untuk di ID kita tunda dulu. Dan untuk TKI juga belum ada informasi dari BP3TKI dan BNP2TKI,” tuturnya.

Ia menjelaskan, Disnakertrans belum mengetahui kapan dibukanya kembali pemberangkatan TKI ke Malaysia, karena itu merupakan kebijakan dari pemerintah Malaysia. Akan tetapi, a berharap hal tersebut tidak berjalan dengan lama, agar Disnakertrans bisa kembali mengirim TKI ke Malaysia.

“Kalau dilihat dari informasi, Corona itu kan Purbasari jadi mungkin dua Minggu, mudah-mudahan tidak lama,” terangnya.
Heni mengatakan, TKI asal Kabupaten Pandeglang yang bekerja di Malaysia memang cukup banyak. Pada 2019 lalu sebanyak 146 orang diberangkatkan.
“Kalau tahun ini dari Januari hingga Maret ini hanya lima orang dan belum berangkat,” singkatnya.

Menurutnya, Disnakertrans belum bisa memastikan negara mana saja yang mengeluarkan surat edaran seperti Malaysia. Karena pihaknya masih menunggu dari BNP2TKI, BP3TKI, dan Kementerian. Akan tetapi, untuk sementara waktu pihaknya hanya mengacu pada Malaysia terlebih dahulu.

“Jadi dari negara lain seperti Singapura, Korea Selatan, Brunei Darussalam, itu belum mengeluarkan surat edaran seperti Malaysia,” pungkasnya.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here