DPRD Pandeglang Renovasi Rumah Warga Caringin yang Ambruk

0
7

 

Kesedihan dan rasa senang menyelimuti keluarga Yeni Farida (40) warga Kampung Caringin Lor, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, setelah dikunjungi oleh pimpinan dan anggota DPRD Pandeglang. Rumah yang tak layak dihuni tersebut akan dilakukan renovasi oleh anggota DPRD Pandeglang melalui uang iuran masing-masing anggota DPRD Pandeglang.

“Tidak banyak, namun mudah-mudahan ini bermanfaat, kata Ketua DPRD Pandeglang, TB Agus Umam, Minggu (9/8/2026).

Pembangunan rumah tersebut rencananya akan dilakukan oleh Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kondisi rumah Yeni sebelumnya menjadi perhatian lantaran bagian atap rumah telah mengalami kerusakan dan sebagian ambruk, sehingga membahayakan keselamatan penghuni.

Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, yang terjun langsung bersama anggota DPRD Kabupaten Pandeglang lainnya, yakni Tb Udi Juhdi, Sri Widayanti, dan Jay Suryadi, ke kediaman Yeni Farida mengatakan, seluruh anggota dewan sepakat untuk membantu membangun rumah ibu Yeni Farida tersebut.

“Tujuannya kita kesini untuk memperlihatkan bahwa kita peduli kepada masyarakat yang rumahnya tidak layak. Karena itu kita datang bareng-bareng, kita untuk menyumbang supaya segera dibangun rumah yang layak,” katanya,

Ketua DPRD Pandeglang Tb. Agus Khatibul Umam, dirinya sangat prihatin melihat kondisi rumah Yeni Farida, selain tidak layak ditempati, rumah tersebut juga membahayakan penghuninya.

“Sangat tidak layak, dan membahayakan. Oleh karena itu harus segera dibangun,” ujarnya.

Terpisah, Tb udi Juhdi selaku Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, menyayangkan kondisi rumah Yeni Farida yang sudah tidak layak, karena menurutnya banyak program pemerintah yang bisa menunjang kebutuhan rumah layak bagi masyarakat.

“Sebenarnya ada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS, ada program RTLH, karena kendalanya ibu Yeni numpang di tanah orang, jadi belum bisa dibantu melalui program tersebut,” terangnya.

“Kami berikan ini bisa membantu keluarga ibu Yeni, dan semoga juga masyarakat bisa bahu membahu bergotong royong pikiran dan tenaganya,” tambahnya.

Pemilik rumah Yeni Farida mengaku sangat senang rumah yang selama 5 tahun ditempati bersama suami dan ketiga anaknya akhirnya akan dibangun.

“Akhirnya rumah yang memang kondisinya seperti ini bisa dibenerin, dan kami bisa hidup lebih layak lagi tanpa takut roboh. Terima kasih yang sebesar-besarnya,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, rumah Yeni Farida yang berukuran 4X6 meter itu kondisinya udah sangat memprihatinkan, selain sudah banyak yang rapuh, bangunan yang mayoritas terbuat dari anyaman bambu itu sudah miring dan rentan roboh.