Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Pandeglang

0
115

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) polres Pandeglang, Polda Banten, kembali meringkus dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Pandeglang.

Selain meringkus dua pelaku, polisi juga mengamankan 7 unit sepeda motor hasil curian para pelaku.

Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah melalui Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Zhia Ul Archam mengatakan, bahwa kedua pelaku curanmor yang ditangkap polisi berinisial U (38) dan A (38).

“Kami mendapatkan informasi dari adanya laporan masyarakat yang kehilangan sepeda motornya merk Honda Beat di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang. Para pelaku berhasil membawa kendaraan korban, dengan cara merusak kunci ganda motor yang terparkir didepan kontrakan korban,” katanya, Kamis (30/11/2023).

Dirinya mengungkapkan, jika pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku ditangkap di dua tempat berbeda.

“Kemudian dari laporan tersebut, kami langsung bergerak dan menangkap 2 orang pelaku di tempat berbeda. Untuk pelaku berinisial U, warga Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, kita tangkap di rumah kontrakannya di Kecamatan Saketi beserta barang bukti motor hasil curian. Dan pelaku U ini adalah residivis dari kasus yang sama. Kemudian untuk pelaku lainnya yang berinisial A, adalah warga Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, kita tangkap di rumahnya di Kecamatan Cikeusik,” ungkap AKP Zhia.

AKP Zhia menerangkan, dari hasil pengembangan kedua pelaku, pihaknya mengamankan barang bukti kendaraan hasil curian dan beberapa barang bukti lainnya.

“Adapun barang bukti yang kita amankan dari kedua pelaku curanmor ini, 7 unit sepeda motor berbagai jenis merk Honda, 1 buah kunci leter T, 1 buah alat untuk mencongkel jendela, 1 buah gunting, dan 1 buah obeng,” katanya.

Dirinya menyebut, kedua pelaku dikenakan pasal tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP.

“Untuk para pelaku, kita jerat dengan pasal 363 yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara,” ujar AKP Zhia.

Menurut AKP Zhia, keberhasilan Satreskrim Polres Pandeglang dalam mengungkap kasus ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam memberantas tindak kejahatan khususnya dalam hal pencurian kendaraan bermotor.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan keamanan kendaraan, serta segera melaporkan apabila ada kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib,” imbuhnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here