Gugus Tugas Covid-19 Pandeglang Jaga Ponpes Berisi Lima Warga Bangladesh di Majasari

0
518

PETUGAS dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pandeglang, sejak tiga hari lalu terus berjaga di Pondok Pesantren (Ponpes) Assuhaeliyah di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, yang menjadi lokasi isolasi lima warga negara asing (WNA) asal Bangladesh. Sebab, dari hasip rapid test, dua dari lima jamaah tablig tersebut dinyatakan reaktif rapid test Covid-19.

Pantauan Tuntas Media, sejumlah petugas medis dari Puskesmas Majasari
masih berjaga-jaga di depan gerbang ponpes tersebut. Bahkan, warga ataupun tamu tidak diperkenankan untuk masuk ke halaman ponpes.

“Katanya sih hari ini lima WNA ini mau dipindahkan, cuma tidak tahu jam berapa. Warga dilarang masuk dan yang di dalam ponpes juga tidak boleh keluar,” ujar petugas yang tidak ingin disebutkan namanya, Kamis (16/04/2020).

Warga setempat merasa resah dengan adanya informasi dua WNA asal Bangladesh yang diduga terpapar Covid-19. Warga mengaku, tidak berani keluar rumah karena takut terpapar virus tersebut.

“Resah juga ada WNA yang menurut informasi positif Covid-19. Apalagi rumah saya terbilang dekat dengan lokasi lima WNA itu tinggal,” kata Dini Awaliah, salah seorang warga sekitar.

Warga berharap Tim Gugus Tugas Penangnan Covid-19 segera melakukan pemeriksaan lanjutan dan mengumumkan terkait status kelima warga negara asing tersebut apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

“Ya saya berharap Tim Gugus Tugas segera menangani lima WNA itu lebih lanjut,” harapnya.

Diketahui bahwa lima jamaah tablig warga negara asing asal Bangladesh tersebut hingga kini masih menjalani isolasi atau karantina diri di dalam ponpes menunggu pemeriksaan lanjutan yang dilakukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pandeglang dan tidak diperkenankan untuk keluar area ponpes.

Redaktur : A Supriadi
Reporter : Andre Sopian