Kisruh Soal Gugatan Cerai, Anggota DPRD Banten ini Minta Suami Hentikan Fitnah

0
13281

ANGGOTA DPRD Provinsi Banten, Ida Hamidah (sebelumnya ditulis Ida Ating) mengklarifikasi pemberitaan yang dinilai menyudutkan dan merugikan, yakni soal laporan dugaan surat nikah palsu oleh sang suami, H Ating Saepudin.
Dirinya menilai, “serangan” yang dilancarkan sang suami melalui media sangat merugikan, baik secara pribadi, keluarga, dan institusi kedinasan maupun keorganisasian. Bahkan kerugian itu akan terus membesar dan membebani banyak pihak apabila orang yang diduga menimbulkan kerugian tidak menghentikan perbuatannya.

“Karenanya saya mengimbau dan meminta perhatian kuat kepada saudara H Ating untuk atau pihak yang bertindak mengatasnamakan H Ating untuk segera menghentikan segala ucapan, tindakan, perbuatan yang seperti selama ini dilakukannya dan menjadi berita fitnah dan tersebar melalui media massa,” ujar Ida Hamidah, saat menggelar konfrensi pers di rumah makan S Rizki, Pandeglang, Selasa (02/06/2020) sore.

Sebagai istri sah secara syariat Islam, kata Ida, dirinya pasti menginginkan pernikahan sah secara negara untuk menjamin hak sebagai seorang istri tidak terabaikan. Maka sangat wajar jika kemudian hari dirinya meminta surat nikah kepada suami.

“Setelah beberapa waktu kemudian suami saya itu memberikan surat nikah dan saya pun saat itu sangat bahagia karena memiliki surat nikah yang diberikan H Ating pada tahun 2014. Namun kenapa kemudian saya yang dilaporkan ke polisi sebagai orang yang memalsukan surat nikah? Sedemikian teganya H Ating kepada saya, dia (Ating, red) makan nangkanya saya kena getahnya,” terangnya.

Dirinya pun berdoa kepada Allah Swt jika urusan nikah ini dirinya yang salah maka siap untuk menerima konsekwensi hukum. Begitu pun jika suaminya yang salah, maka dimohonkan ampunan dan dimaafkan kesalahannya.
“Dan atas kehendak-Mu hamba serahkan kepada-Mu tenyang azab apa yang pantas H Ating terima,” tegas Ida.

Lebih lanjut Ida mengatakan, di samping menyerahkan urusan ini kepada Allah Swt, tentu juga wajib berikhtiar untuk membela nama baiknya. Untuk itu dirinya menunjuk Ridwan Kusnandar untuk menyusun dan melakukan upaya hukum kepada Ating Saepudin atau pihak manapun yang merugikan, baik secara perdana maupun pidana.

“Kita akan buktikan secara hukum, secara sah dan meyakinkan, fakta siapa yang akan terbukti di hadapan hukum,” sambungnya.

Terakhir dirinya memberikan kesempatan terakhir kepada Ating untuk menghentikan segala ucapan dan perbuatan yang jelas merugikannya, keluarga, institusi maupun organisasi.

Redaktur : D Sudrajat
Reporter : Ari

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here