SERANG, TUNTASMEDIA.COM – Minimnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan menjadi penyebab utama masalah sampah semakin kompleks di Kampung Kecacang Kelurahan Sawah Luhur Kecamatan Kasemen Kota Serang.

Hal itu diungkapkan Ketua RW. 05 Kampung Kecacang, Haji Suryadi saat ditemui di kediamannya, 02 Juli 2025 lalu.

“Sampah menjadi permasalahan yang rumit di Kampung Kecacang beberapa tahun terakhir disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dan tidak adanya lahan atau tempat pembuangan sampah yang disediakan oleh pemerintah,” paparnya.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh Lurah Sawah Luhur, Windy Jatmico. Menurutnya, selain minimnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, letak geografis dan akses jalan yang kurang memadai menjadi persoalan lainnya.

Atas dasar itulah Progran Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 43 Universitas Primagraha difokuskan untuk memberikan penyadaran terkait pentingnya kebersihan lingkungan di masyarakat.

“Oleh karena itu, KKM 43 Sawah Luhur Universitas Primagraha melakukan kegiatan bersih-bersih sampah dengan mengajak masyarakat setempat. Kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya akan dilakukan satu kali tetapi dilakukan secara bertahap dimana terlalu banyak nya sampah yang harus ditangani,” ungkap Ketua Kelompok KKM 43, Teguh.

Ia menjelaskan, tahap pertama dilakukan pada Jum’at 4 juli 2025. Pada tahap pertama kegiatan bersih-bersih dilakukan di RT. 01. Kegiatan berlangsung dari jam 07.30-10.00, selanjutnya pada tahap kedua dan seterusnya akan dilakukan pada hari Jum’at tanggal 11 Juli 2025.

“Pada tahap kedua ini KKM Kelompok 43 bukan lagi mengajak masyarakat setempat tapi mengajak dan mengundang pemerintah setempat seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang dan Lurah Sawah Luhur,” ujarnya.

Dijelaskan Teguh, kegiatan tersebut tidak hanya sekadar program kerja kelompok 43 saja, tetapi diharapkan dapat membawa perubahan dan menjadi langkah awal masyarakat Kamoung Kecacang untuk sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.(*)