KPU Pandeglang Lantik 1.017 Anggota PPS Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

0
51

TAHAPAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 kembali berlanjut di tengah wabah virus corona (Covid-19). Hal tersebut berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor: 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor: 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.

KPU Pandeglang, Senin (15/06/2020) melantik dan melakukan pengambilan sumpah dan janji 1.017 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pilkada Pandeglang yang akan berlangsung 9 Desember 2020.

Pantauan di lokasi pelantikan, setiap anggota PPS yang hendak dilantik dicek suhu tubuh satu persatu oleh petugas dari Dinas Kesehatan. Anggota PPS juga diwajibkan untuk mencuci tangan dengan hand sanitizer dan diwajibkan untuk menggunakan masker saat memasuki ruangan. Selain itu, jarak duduk setiap anggota pun dibatasi.

Anggota KPU Pandeglang, Samsuri mengatakan, hari ini KPU Pandeglang melantik dan mengambil sumpah dan janji 1.017 anggota PPS yang berlangsung di 18 lokasi.

“Pelantikan pada hari ini kita melakukan pelantikan serentak dengan jumlah 339 Desa atau Kelurahan di 18 titik dengan jumlah anggota 1.017 PPS se-Kabupaten Pandeglang,” kata Samsuri, usai pelantikan di Aula Kecamatan Majasari.

Samsuri menuturkan, untuk tahapan selanjutnya sesuai Nomor 5 Tahun 2020. Tahapan yang paling krusial yaitu tahapan verifikasi faktual yang akan dilaksanakan 24 Juni hingga 12 Juli 2020.

“Para anggota PPS akan melakukan verfikasi faktual ini sejumlah dukungan dari dua bakal pasangan calon dari jalur perseorangan,” tuturnya.

Dalam masa pandemi Covid-19, ia mengimbau, anggota PPS agar menerapkan protokol kesehatan saat bertugas. Karena selain untuk menyukseskan tahapan pilkada, KPU maupun anggota PPS harus menjaga kesehatan dengan cara mengikuti anturan pemerintah tentang protokol kesehatan guna menghindari penyebaran virus corona yang lebih besar.

“Sesuai surat edaran atau instruksi, ini juga sudah kewajiban kita dan diatur PKPU yang terbaru, tentu teman-teman PPS harus melakukan verifikasi faktual ini harus menerapkan protokol kesehatan, agar tidak terpapar dari penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Di tempat sama, Camat Majasari, Caswa berharap kepada anggota PPS yang bertugas di wilayah kerjanya dapat menjalankan tugas sesuai tahapan pilkada. Dalam pandemi Covid-19 saat ini, ia menghimbau agar anggota PPS tetap menjaga kesehatan dan selalu mematuhi protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, sarung tanngan, dan selalu sedia hand sanitizer.

Hal tersebut perlu dilakukan karena menurutnya tugas PPS sangat rawan bersentuhan dengn publik. Adapun untuk jumlah anggota PPS di Kecamatan Majasari berjumlah 15 orang untuk ditugaskan di 5 kelurahan, dan setiap kelurahan berjumlah 3 anggota PPS.

“Kecamatan Majasari ada 15 PPS, yang terbagi untuk 5 kelurahan dan setiap kelurahan berjumlah 3 orang PPS. Saya berharap anggota PPS selalu memperhatikan keselaatan atau kesehatan, dan selalu melengkapi dengan alat pelindung sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Sementar itu, salah seorang anggota PPS, Cecep Saepul Bahri berjanji akan bertugas semaksimal mungkin dan mengikuti protokol kesehatan saat bertugas, agar bisa menyukseskan Pilkada 2020.

“Alhamdulillah tadi sudah dilantik, tinnggal bagimana kita menjalankan tugas lembaga adhoc ini dengan benar. Pastinya saat melakukan tugas kita mengikuti protokol kesehatan,” ucapnya.(ADV)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here