Kunjungi Kediaman TKI Korban Kekerasan, Rizki : Saya Akan Fasilitasi Supaya Korban Mendapat Keadilan

0
190

ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengatakan, bahwa dirinya akan memfasilitasi Daini (46), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang menjadi korban kekerasan di Arab Saudi untuk mendapatkan keadilan.

“Kita akan fasilitasi, supaya korban ini bisa mendapatkan keadilan atau bantuan hukum jika dibutuhkan dalam kasus ini di Arab Saudi,” ungkap Rizki usai mengunjungi kediaman Daeni yang berlokasi di Desa Bojen, Kecamatan Sobang, kepada Tuntas Media, Jum’at (23/12/2022).

Menurut Rizki, selain akan membantu korban untuk mendapatkan keadilan, dirinya juga meminta kepada pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap Daini, mengingat saat ini kondisi Daini belum sepenuhnya pulih.

“Tadi saya sudah meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang, untuk terus mengawal pemulihan kesehatannya. Apapun yang menjadi kebutuhannya, harus tercukupi,” katanya.

Dirinya menuturkan, jika peristiwa penganiayaan terhadap TKI asal Pandeglang ini bukan suatu persoalan yang bisa dianggap remeh. Pasalnya, melainkan suatu persoalan yang besar yang seharusnya pemerintah RI mampu menjaga martabat WNI di luar negeri.

“Jadi harusnya Presiden atau pemerintah pusat juga paham, akan pentingnya menjaga martabat WNI di luar negeri. Kita sebagai warga Indonesia harus bisa lebih dihargai di luar negeri, dan ini salah satu kesempatan untuk bisa membuktikan bahwa Indonesia negara yang kuat, bermartabat,” ujarnya.

“Kalo ingin bisa bermartabat berarti warga negaranya, maka warga Indonesia harus mendapatkan perlindungan baik didalam negeri maupun diluar negeri,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, bahwa pihaknya telah memberikan pengobatan terbaik untuk TKI asal Pandeglang yang menerima siksaan di Arab Saudi tersebut.

“Kami dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kecamatan Sobang, telah melakukan respon cepat langsung menangani dengan merujuk ke Rumah Sakit rujukan. Namun ada sedikit kendala terkait pengurusan BPJS, dan Alhamdulillah dalam waktu satu hari bisa langsung online karena diurus oleh pak Kepala Puskesmas beserta pak lurah dan dokter,” ucapnya.

“Selain melakukan rujukan, kami juga telah melakukan CT Scan kepada ibu Daini. Namun kami terkendala juga masalah psikisnya, karena Bu Daini ini mengalami trauma yang cukup berat akibat dari perlakuan kasar majikannya diluar negeri,” imbuhnya.

Untuk diketahui, bahwa Daini (46) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Bojen, Kecamatan Sobang, Pandeglang, diduga menjadi korban kekerasan oleh majikannya di Arab Saudi.

Akibat penganiayaan tersebut, di sekujur tubuh Daini terdapat banyak luka bekas pukulan, mata sebelah kiri tidak bisa melihat, dan korban tidak bisa berjalan.

Selama 3 tahun, Daini kerap memperoleh siksaan dari majikan perempuannya. Siksaan terhadap Daini dilakukan, hanya karena hal sepele seperti pekerjaan harus cepat dan rapih. Apabila tidak sesuai, langsung mendapat siksaan berupa pukulan tangan atau pun dengan alat yang mengakibatkan mata sebelah kiri Daini tidak bisa melihat atau cacat.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep