Magang MBKM di Proyek Jalan Tol Akses Bandara Dhoho : Mahasiswa Teknik Sipil Belajar dari Infrastruktur Berskala Besar

0
73

Kediri – Dua mahasiswa Teknik Sipil, Fakultas Teknik & Sains, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur mengikuti program magang MBKM (Merdeka Belajar–Kampus Merdeka) di Proyek Pembangunan Jalan Tol Akses Bandara Dhoho Kediri Seksi 2 STA. 0+000 – STA. 3+400.

Magang yang berlangsung sejak 25 Agustus hingga 24 Desember 2025 menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya memperluas wawasan para mahasiswa, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai proses pembangunan infrastruktur berskala besar.

Kegiatan ini juga mencerminkan bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dapat berjalan secara nyata dan saling menguatkan. Melalui kerja sama ini, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, tetapi terhubung langsung dengan kebutuhan dan tantangan di lapangan.

Sinergi seperti inilah yang menjadi esensi dari tujuan pembangunan berkelanjutan bahwa kemajuan hanya dapat dicapai ketika berbagai pihak bergerak bersama dalam satu arah, selaras dengan semangat kemitraan yang menjadi dasar SDGs 17.

Pembangunan tol ini diharapkan memberi dampak signifikan bagi Kota Kediri, terutama dalam peningkatan aksesibilitas menuju Bandara Dhoho, mendorong pertumbuhan ekonomi baru, serta mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Sejak hari pertama, para mahasiswa magang mengenal langsung dinamika proyek seperti: kegiatan alat berat, aktivitas pekerja, serta suasana lapangan yang bergerak serempak menuju satu tujuan yaitu untuk pembangunan akses tol menuju Bandara Dhoho. Di tengah aktivitas inilah para mahasiswa diberi kesempatan untuk terlibat di beberapa divisi penting yang memiliki peran sentral dalam pelaksanaan proyek.

Salah satu pengalaman yang memberikan banyak pembelajaran adalah keterlibatan langsung dalam proses perencanaan, pengendalian mutu, serta pengelolaan dokumen proyek. Melalui aktivitas tersebut, para mahasiswa memahami bagaimana jadwal pekerjaan disusun secara sistematis, bagaimana kualitas konstruksi dipastikan melalui pemeriksaan yang konsisten, serta bagaimana setiap data proyek dicatat dan dikelola dengan rapi.

Selain itu, pengalaman mengamati proses produksi material konstruksi, seperti beton, turut memberikan wawasan baru mengenai pentingnya ketelitian dalam penakaran, pencampuran, dan pengendalian mutu. Seluruh rangkaian pembelajaran ini memberikan gambaran nyata bahwa keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh pekerjaan di lapangan, tetapi juga oleh perencanaan, pengawasan, dan manajemen data yang berjalan secara terintegrasi.

Selama hampir empat bulan magang MBKM ini, para mahasiswa menemukan banyak hal baru yang sebelumnya hanya dipelajari melalui teori. Setiap hari di proyek memberikan pengalaman tambahan, mulai dari teknis pelaksanaan, manajemen waktu, hingga pemahaman tentang pentingnya keselamatan dan profesionalitas di lapangan.

Program magang ini bukan hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjadi pengalaman yang menambah keyakinan dan motivasi para mahasiswa untuk berkarier di bidang konstruksi. Dengan bimbingan para tenaga profesional yang berpengalaman, kegiatan ini memperluas pandangan kami bahwa dunia konstruksi adalah ruang pembelajaran yang terus berkembang.

Magang MBKM ini menjadi langkah awal perjalanan kami, dan kami bangga dapat turut berkontribusi, meski dalam skala kecil, pada salah satu proyek jalan tol yang nantinya memberikan manfaat penting bagi mobilitas dan perkembangan wilayah Kediri.

“Magang ini betul–betul membuka wawasan kami tentang bagaimana sebuah proyek besar dibangun, sekaligus membuat kami merasa beruntung bisa ikut berperan meski tidak besar,” ujar Dinan Dana, salah satu mahasiswa magang. Senada dengan itu, Alivia Wulan Yufika menambahkan, “Kami melihat langsung bagaimana jalan tol ini kelak membawa perubahan besar bagi Kediri lebih mudah dijangkau, lebih berkembang, dan semakin terbuka bagi peluang baru.”

Penulis : Alivia Wulan Yufika, Dinan Dana, Dr. Ir. Yerry Kahaditu Firmansyah ST., MT.