SEJUMLAH aktivis menuding sejak 2015 ada praktik main proyek oleh dua oknum DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Demokrat. Kedua oknum itu berinisial R dan Y.
“Kami memantau tahun 2015 oknum dewan dari Fraksi Demokrat berinisial R dan tahun 2017 inisial Y dari partai yang sama juga bermain proyek,” ungkap Eep Aefudin, orator aksi dari Lingkar Study dan Advokasi (LSA) saat berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Pandeglang, Kamis (20/07/2017) siang.
Massa mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Pandeglang untuk menindak dugaan penyalahgunaan wewenang kedua oknum dewan tersebut. Bahkan juga penyidik untuk bisa memprosesnya di ranah hukum.
“Dewan merencanakan anggaran dan mengawasi, tetapi ini malah melaksanakan proyek pemerintah. Suami Y adalah Direktur CV Sekar Lancar yang mendapatkan proyek di Dinas Pemuda dan Olahraga dan royek itu diduga bermasalah,” tudingnya.
Sementara, orator aksi lainnya Ucu Sadewa menyebut, oknum dewan tak lebih seperti sengkuni yang hanya memakan uang rakyat. Ia menduga, terjadi “persetubuhan” proyek antaran oknum dewan dengan oknum Dinas Pemuda dan Olahraga Pandeglang.
“Wahai para sengkuni-sengkuni dan para dajal-dajal hadirlah ke sini, ini sesajen untuk kalian,” kata Ucu.
Redaktur : A Supriadi
Reporter : Pepeng























