MAJELIS Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Cikande mengadakan Musyawarah Kerja (Musyker) ke 1, setelah mengadakan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) dua pekan lalu, Senin (14/02/2022).

Kaderisasi dan manajemen organisasi MWCNU Cikande terus berlangsung tanpa ada waktu istirahat dan rasa lelah karena dua hal tersebut sangatlah penting untuk kemajuan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan NU.

Musyawarah Kerja 1 MWCNU Kecamatan Cikande dengan menyongsong tema “Transformasi Organisasi dalam Kemajuan NU untuk Menjawab Peradaban Dunia” dan dihadiri langsung.

Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Serang Khudori Yusuf mengatakan, dirinya berharap pada Musyker ini membahas tentang masalah agama dan bangsa.

“Nahdlatul Ulama bukan hanya menjawab tentang Masail Diniyyah saja, melainkan Masail Wathoniyyah harus dibahas karena agama dan bangsa merupakan dua element yang saling berkesinambungan,” ujarnya.

Sedangkan Wakil Tanfidziyah PCNU Kabupaten Serang KH. Dahyani menyebutkan, MWCNU Cikande menjadi contoh untuk MWCNU di Kecamatan lainnya se Kabupaten Serang maupun se Provinsi Banten.

“Saya mewakili PCNU Kabupaten Serang mengapresiasi dan sangat luar biasa, jadi sudah bisa mewakili apa yang kita inginkan, artinya realisasi yang di bawah di masyarakat setelah PKPNU langsung Musyker jadi ini sudah tepat dilakukan oleh pengurus MWCNU Cikande, ini sangat sesuai harapan PCNU Kabupaten Serang karena sangat aktif,” katanya.

Camat Cikande Moch. Agus mengatakan, dengan adanya Musyawarah Kerja 1 ini dirinya berharap bisa lebih bersinergi antara MWCNU Cikande dengan Kecamatan Cikande terkait dengan keagamaan.

“NU sejak dahulu sudah berkorban di Cikande, walaupun tanpa gaji tetapi NU benar-benar terus berkontribusi untuk agama dan negara. Saya tunggu hasil Musyker ini untuk saya realisasikan bersama di Kecamatan Cikande, dan juga saya ingin NU dapat mengimplementasikan programnya bersama pihak Camat Kecamatan Cikande,” tuturnya Camat Cikande.

Kyai Aang Anharudin Selaku Ketua Tanfidziyah MWCNU Cikande mengungkapkan, NU ini seperti juru bicara pemerintah tanpa gaji karena NU siap menjadi garda terdepan dalam merealisasikan kebijakan pemerintah.

“Sinergi NU sangatlah luar biasa, karena bukan hanya mengurusi hal-hal keagamaan saja melainkan sampai menjadi juru bicara pemerintah tanpa gaji. Dalam Musyker 1 ini akan menghasilkan program-program kerja yang harus dijalankan semi kemaslahatan umat, dan saya berterimakasih kepada pihak panitia dan Mamang Bibi Banten (MBB) yang sampai saat ini terus mensupport penuh disetiap acara di Kecamatan Cikande,” pungkasnya.

Redaktur: Fauzi R

Reporter: Magfiroh

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here