Pintu Tol Panimbang Segera Dibangun

0
206

KEMENTERIAN PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), segera membangun Pintu Tol Panimbang di Kecamatan Panimbang. Pembangunan Pintu Tol Panimbang ditandai dengan akan dilaksanakannya ground breaking (peletakan batu pertama) oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono pada tanggal 29 Juli 2022.

Dengan dibangunnya Pintu Tol Panimbang, menjadi titik akhir pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang (Serpan) sepanjang 83,67 kilometer. Terdiri dari seksi 1 ruas Rangkasbitung-Cileles sepanjang 26,5 kilometer, Seksi 2 sepanjang 24,17 yang menghubungkan Rangkasbitung-Cileles, dan Seksi 3 sepanjang 33 km menghubungkan Cileles-Panimbang.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengungkapkan, akan ada ground breaking dimulainya pembangunan jalan tol Sepang seksi 3.

“Akan ada ground breaking, peletakan batu pertama (pembangunan pondasi pintu tol Sepang) istilahnya. Di tanggal 29 Juli nanti,” terang Irna, Kamis (28/7/2022).

Menurutnya, Menteri PUPR beserta Dirjen PUPR juga akan datang dalam acara Ground Breaking pondasi pintu tol Panimbang di bulan Juli tahun ini.

“Ada tiga kontraktor yang memulai pengerjaan Jalan Tol Sepang seksi 3. Yaitu PT Sino (BUMN China), Adikarya, dan PT Wijaya Karya,” jelas Irna.

Ketiga kontraktor tersebut, kata Irna, akan berbarengan memulai pekerjaannya sepanjang 33 kilometer dengan melakukan pematangan lahannya.

“Berapa panjang ruas dikerjakan WIKA, Sino dan berapa Adhi Karya, saya enggak tahu. Saya enggak tahu berapa panjangnya, kita segera punya jalan tol, asyik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Irna menuturkan, suksesnya pembangunan jalan tol sangat mendorong untuk kemajuan Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu Ia juga meminta dibangun tiga pintu tol Serang-Panimbang.

“Yang diajukan 3, baru disetujui 2. Pintu tol Panimbang dan pintu Tol Bojong, sedangkan untuk Pintu Tol Pagelaran belum disetujui. Tapi itu akan kita minta, karena untuk aksebilitas,” katanya.

Irna berpendapat, bahwa investor yang akan datang sangat bergantung kepada aksesbilitas. Para pengusaha tidak mau ke Pandeglang karena sekarang ini belum ada akses jalan tol.

“Sedangkan Pandeglang butuh investasi untuk kemandirian fiskal.Saya harap, pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang ini berjalan lancar,” harapnya.

Manajer Bidang Pengembangan Sistem PT Wika Serang-Panimbang, Muhammad Albagir mengaku, belum mendapatkan informasi terkait acara peletakan batu pertama pintu tol Panimbang.

“Kita belum mendapat informasi secara official terkait ground breaking dari Kementerian PUPR,” ucapnya.

Adapun PT WIKA, akan melaksanakan kontruksi sekitar 11 kilometer dari 33 kilometer panjang jalan Tol Sepang seksi 3. Sedangkan sebagiannya lagi oleh PT Sino, dan PT Adhi Karya.

“Saat ini progres pembangunan jalan tol Seksi 2 ruas Rangkasbitung-Cileles, sudah mencapai 28,60 persen. Untuk kendala, ada beberapa lahan yang saat ini masih proses pembebasan,” ujarnya.

Lahan yang menjadi kendala, berupa tanah wakaf, konsinyasi, tanah kas desa (TKD), dan lain-lain. Namun, yang paling krusial saat ini adalah trase Tol Serpan yang melewati Kawasan Hutan milik Perhutani.

“Saat ini Kementerian PUPR dalam proses pengajuan pelepasan kawasan hutan ke KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan),” tutupnya.

Redaktur : D. Sudrajat
Reporter : Asep

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here